Batu Bara | Tempotimur.com
Sejumlah warga merasa kecewa dan khawatir dengan bangunan jalan Hotmix Alternatif PJKA di Dusun Sono Desa Lalang Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara yang diduga dikerjakan asal jadi oleh pihak penyedia jasa.
Pasalnya, menurut warga, Kwalitas Hotmix yang hitungan bulan badan jalan yang baru selesai dikerjakan sudah berlobang dan mengalami keretakan dibeberapa titik.
Sopian warga sekitar mengaku kecewa dengan hasil kerja kontraktor (perusahaan jawatan kreta api ) PJKA yang menurutnya mengerjakan pembangunan jalan di kampungnya asal-asalan dan akan merugikan masyarakat sekitar.
Dirinya meminta kepada Satker PJKA agar lebih serius dalam mengontrol kinerja kontraktornya dari awal sampai selesai, selain memberi kekhawatiran terhadap masyarakat pembangunan jalan itu juga telah menelan anggaran milyaran rupiah, mulai pembebasan lahan masyarakat hingga bangunan nya. Namu hasil bangunan yang disajikan pihak penyedia jasa mengecewakan.
“Pihak penyedia hanya memikirkan hasil agar mendapatkan keuntungan semata, kami sangat kecewa dengan pihak PJKA dan pihak yang melakukan pengerjaan proyek ini, “ ujarnya.
Kemudian, sumber yang enggan namanya disebutkan, menduga Jalan aspal yang dikerjakan tidak sesuai speak (RAB) yang sudah ada, badan jalan terlihat bergelombang dan aspalnya terlihat pecah serta retak, seakan tidak menyatu dengan yang lainnya.
“Tak hanya itu, permukaan badan jalan terlihat tidak merata dan kasar kemudian ketebalan nya pun diduga tidak maksimal (tipis) yang lebih heran nya lagi Kontraktor PJKA mengerjakannya pada tengah malam, “ujarnya.
Masih dilokasi yang sama , emak-emak sekitar mengaku sangat khawatir dengan pembangunan leaning bagian jalan itu yang sudah pecah, akan berdampak banjir jika ada hujan deras.
Sisi lain, warga Kuala Tanjung inisial “AS” (31) meminta kepada aparat penegak hukum (APH) Batu Bara agar dapat mengusut proyek aspal hotmix tersebut, dirinya menduga proyek pembangunan jalan Alternatif PJKA di Dusun Sono Desa Lalang diduga asal jadi dan berbau Mark Up.
Penulis : Red



















