![]() |
| Foto ; Ilustarsi Kapolri Jendral Pol. DR. Suyudi Ario Seto, S.Ik, SH. M.Si (SAS). |
JAKARTA — Kapolri Jendral Pol. DR. Suyudi Ario Seto, S.Ik, SH. M.Si (SAS), sepertinya menanamkan konsep Amar Maruf Nahi Mungkar kepada seluruh jajarannya.
Pasalnya, baru – baru ini saat di konfirmasi awak Media orang nomor satu di Kepolisian itu mengatakan, jika Polres tidak ada catatan penangkapan Narkoba, maka Kapolresnya akan diganti.
“Jika nanti tidak ada catatan akan saya ganti dengan yang berani,”tegasnya kepada awak Media.
Selain itu, ia juga menyarankan agar Masyarakat, Ormas, LSM, Wartawan, Tokoh Masyarakat, harus berani menginformasikan kepada Kepolisian setempat terkait Daerah dicurigai adanya tempat dan sarang Narkoba.
“Jika ini dijalankan saya pastikan Narkoba bersih di bumi Indonesia,” ujar Kapolri Jendral SAS.
Pimpinan Bhayangkara ini menekankan Juga, agar Masyarakat menginformasikan Ke Polres, jika didaerah di curigai tempat NarKoba, Polres tidak bekerja di copot
Dia mengingatkan jajaran agar bekerja dengan baik, jangan sampai No Viral dan No Justice, dan laporan sampai ke saya, tegasnya.
(AF)





