
TANJUNG BALAI – Wakil Wali Kota Tanjung Balai Muhammad Fadly Abdina membuka kegiatan Pembekalan dan Uji Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi 2026 yang digelar Dinas PUTR di Aula Dinas PUTR, Selasa (16/9/2026).
Kadis PUTR Tety Juliany Siregar menyebut kegiatan ini diikuti 98 peserta yang dibiayai penuh APBD Kota Tanjung Balai. Peserta terdiri dari 23 orang Pengawas Drainase Perkotaan, 25 orang Supervisor K3 Konstruksi, 25 orang Pelaksana Lanskap, dan 25 orang Operator Wheel Excavator.
Menurut Tety, sertifikasi ini merupakan program nasional dan wajib sesuai Pasal 70 UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi. Tenaga kerja harus memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK). Dalam empat tahun terakhir (2022-2025), Pemko telah memfasilitasi 360 orang dan 357 orang dinyatakan lulus.
Tety menegaskan kebutuhan tenaga bersertifikat sangat mendesak. Tanjung Balai tengah berbenah menuju Tanjung Balai EMAS dengan banyaknya pekerjaan penanganan banjir rob dan infrastruktur. Kualitas dan kuantitas tenaga bersertifikat akan menentukan kualitas pekerjaan dan keselamatan kerja.
Wakil Wali Kota Fadly Abdina mengatakan ada dua tujuan utama kegiatan ini. Pertama pembekalan untuk meningkatkan wawasan proses konstruksi dari awal hingga serah terima. Kedua uji sertifikasi untuk mencetak tenaga yang kompeten, berdaya saing, dan produktif di tingkat lokal maupun nasional.
Melalui program ini, Pemko menargetkan kebutuhan tenaga konstruksi bersertifikat di Tanjung Balai terpenuhi. Kegiatan yang dihadiri OPD, Ketua LSP Astekindo dan Petakindo Konstruksi Mandiri, asesor, dan narasumber ini diharapkan juga meningkatkan kesejahteraan pekerja melalui imbal jasa yang layak.
Penulis : Tfq










