
BATU BARA — Dato’ Mohd Zaki bin Ahmad bersama Dzuriat Kedatukan Batu Bara meninjau kondisi bangunan Kubah Keramat Datuk Batu Bara yang mengalami kerusakan setelah tertimpa dahan pohon akibat hujan deras disertai angin kencang, Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Kedatangan Dato’ Mohd Zaki didampingi istrinya, Zuraidah binti Othman, bersama sejumlah rombongan. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi bangunan sekaligus memastikan tingkat kerusakan yang terjadi.
“Setelah melihat kondisinya, bangunan ini sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian khusus, baik dari pemangku adat maupun para Dzuriat, terutama Pemerintah Kabupaten Batu Bara,” ujar Dato’ Mohd Zaki.
Menurutnya, perbaikan bangunan pada dasarnya dapat segera dilakukan. Namun, terdapat persoalan lain yang perlu mendapat perhatian, yakni keberadaan pohon yang ada di sekitar area makam yang dinilai berpotensi membahayakan bangunan.
“Kalau hanya sekadar perbaikan bangunan, insyaallah dalam waktu dekat akan segera kita lakukan. Tetapi, kalau pohon-pohon di sekitar makam belum ditumbangkan seluruhnya, dikhawatirkan kejadian serupa kembali terjadi,” katanya.
Ia menilai, penanganan terhadap pohon-pohon yang berada di sekitar bangunan perlu dilakukan terlebih dahulu agar upaya perbaikan tidak sia-sia dan keselamatan bangunan maupun kawasan makam dapat lebih terjamin.
Sementara itu, WAN Mulkan, SH, yang turut hadir dalam peninjauan tersebut, mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan bersilaturahmi dengan Bupati Batu Bara untuk membahas kondisi pohon-pohon di sekitar bangunan.
Menurut WAN Mulkan, sejumlah pohon di kawasan tersebut perlu mendapat perhatian karena kondisi batang dan bagian akarnya mulai mengalami pelapukan.
“Kami akan bersilaturahmi dengan Bupati Batu Bara untuk meminta solusi terkait pohon-pohon yang masih berada di sekitar bangunan, terutama yang kondisi akarnya semakin lapuk,” ujarnya.
Peninjauan tersebut turut diikuti WAN Mulkan, SH, WAN Nazrul Huda, dan Dato’ Indra Johan.
Sementara penjaga Makam Bapak Sihombing mengatakan Dato’ Mohd Zaki beserta rombongan yang datang meninjau Kondisi Bangunan Kubah.
Dia mengatakan telah menyampaikan kejadian tersebut kepada Camat Datuk Limapuluh, namun hingga kini belum ada datang.
” Saya sudah sampaikan kepada Camat, beliau bilang laporan diterima,” jelasnya.
Kondisi bangunan Kubah Keramat Datuk Batu Bara tersebut diharapkan mendapat perhatian bersama, sehingga perbaikan dapat segera dilakukan sekaligus mencegah terjadinya kerusakan serupa di kemudian hari.
[Bara]








