Kapolri Ajak Generasi Muda Jadikan E-Sports sebagai Ruang Berkarya dan Jaga Keamanan Digital

- Penulis

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak generasi muda Indonesia memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai ruang untuk berkarya, berprestasi, sekaligus berkontribusi menjaga keamanan di ruang digital.

Pesan itu disampaikan Kapolri saat menutup rangkaian E-Sports Kapolri Cup 2026, Minggu (9/8/2026).

Menurut Kapolri, perkembangan e-sports kini telah melampaui aktivitas hiburan. Perpaduan teknologi, kreativitas, strategi, dan kompetisi telah membentuk ekosistem profesional yang membuka peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan talenta sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru.

Perkembangan itu berjalan seiring dengan semakin kuatnya posisi ruang digital dalam kehidupan masyarakat. Pada 2025, jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 229 juta orang atau 80,7 persen dari total populasi. Pada periode yang sama, nilai ekonomi digital Indonesia tercatat mencapai US$99 miliar dan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara.

Kapolri mengatakan momentum tersebut perlu diarahkan menjadi kekuatan produktif. E-sports tidak hanya melahirkan atlet, tetapi juga membuka peluang bagi pelatih, kreator konten, pengembang gim, animator, analis data, hingga tenaga profesional di bidang keamanan siber.

“Polri hadir bukan sekadar untuk mengikuti tren, tetapi memastikan perkembangan tersebut menjadi kekuatan positif bagi generasi muda dan kemajuan bangsa,” ujar Kapolri.

Komitmen itu diwujudkan melalui E-Sports Kapolri Cup 2026 yang digelar secara berjenjang, mulai dari tingkat Polres hingga tingkat nasional. Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan 35.936 peserta yang berkompetisi dalam tujuh kategori perlombaan.

Besarnya partisipasi tersebut menunjukkan tingginya minat generasi muda untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan digital menjadi prestasi.

Namun, Kapolri mengingatkan bahwa pesatnya perkembangan teknologi juga membawa tantangan baru. Judi online, penipuan digital, pencurian data pribadi, pengambilalihan akun, hingga penyalahgunaan kecerdasan artifisial menjadi sejumlah ancaman yang harus dihadapi bersama.

Sepanjang 2026, Polri telah mengungkap 1.743 perkara kejahatan digital. Kasus yang paling banyak ditangani antara lain penipuan, perjudian, dan pencemaran nama baik.

Karena itu, Kapolri menempatkan komunitas e-sports sebagai bagian penting dalam membangun budaya digital yang sehat. Para peserta dinilai memiliki pengaruh besar di lingkungan generasi muda dan dapat menjadi agen perubahan untuk mengalihkan berbagai aktivitas kontraproduktif, seperti balap liar, tawuran, dan vandalisme, menjadi kegiatan yang positif, produktif, dan berorientasi pada prestasi.

Kapolri juga mengajak seluruh peserta E-Sports Kapolri Cup 2026 menjadi Duta Kamtibmas. Mereka diharapkan berperan aktif bersama Polri dalam memerangi hoaks, ujaran kebencian, radikalisme, perundungan, judi online, hingga penyalahgunaan narkoba.

“Jadilah juara dalam kompetisi, agen perubahan dalam pergaulan, dan penjaga kebaikan di ruang digital,” pesan Kapolri.

Melalui E-Sports Kapolri Cup, Polri ingin membangun ruang kompetisi yang tidak berhenti pada pencarian juara. Ajang tersebut juga diarahkan menjadi wadah pembentukan generasi muda yang terampil, kreatif, sekaligus memiliki tanggung jawab sosial.

Dengan ekosistem digital yang aman, sehat, dan produktif, potensi generasi muda diharapkan berkembang menjadi sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

E-Sports Kapolri Cup 2026 merupakan hasil kolaborasi antara para penggiat e-sports Tanah Air, asosiasi, Polri, pihak swasta, dan pemerintah. Kegiatan tersebut juga disebut sebagai bagian dari perhatian pemerintah terhadap generasi muda dalam menghadapi perkembangan era digital, terutama pesatnya perkembangan kecerdasan artifisial yang berpotensi mengubah kebutuhan dan jenis pekerjaan di masa depan.

Pelaksanaan kegiatan tersebut turut didukung para sponsor. Pembiayaan kegiatan disebut tidak bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

 

Penulis: Amatus Rahakbauw K

Berita Terkait

Kapolres Fakfak dan KPU Perkuat Koordinasi Pengamanan Tahapan Pemilu
Kapolres Batu Bara Police Go To School di SMK Swasta Amir Hamzah Indrapura Ajak Jauhi Narkoba
Polres Fakfak Raih Peringkat I IKPA Semester I 2026, Pengelolaan Anggaran Makin Akuntabel
Polisi Imbau Pengendara Tidak Merokok Saat Mengemudi
Kapolri Dianugerahi Sebagai Anggota Tapak Suci Muhamadiyah di Semarang 
214 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Puncak Peringatan 666 Tahun Islam Masuk di Tanah Papua
Bursa Kapolda PMJ Memanas! Agus Flores: “Saya Sudah Tahu, Tapi Nggak Bisa Ngomong”
Kapolri Tegaskan Pergantian Jabatan Merupakan Hak Prerogatif Presiden

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Kapolri Ajak Generasi Muda Jadikan E-Sports sebagai Ruang Berkarya dan Jaga Keamanan Digital

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Kapolres Fakfak dan KPU Perkuat Koordinasi Pengamanan Tahapan Pemilu

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Kapolres Batu Bara Police Go To School di SMK Swasta Amir Hamzah Indrapura Ajak Jauhi Narkoba

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Polres Fakfak Raih Peringkat I IKPA Semester I 2026, Pengelolaan Anggaran Makin Akuntabel

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Polisi Imbau Pengendara Tidak Merokok Saat Mengemudi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page