MANOKWARI — Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, mengajak seluruh gereja di Papua Barat untuk menjadi garda terdepan dalam menyelamatkan generasi muda dari berbagai persoalan sosial, seperti penyalahgunaan minuman keras (miras), lem aibon (lem fox), serta penyebaran HIV/AIDS.
Ajakan tersebut disampaikan Dominggus saat menghadiri pelantikan Badan Pengurus Harian (BPH) Majelis Daerah (MD) Manokwari Utara Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI) Periode 2026–2031 di Jemaat Betel Golsargai Saubeba, Kabupaten Manokwari, Sabtu (18/7/2026).
Menurut Dominggus, gereja memiliki posisi yang sangat strategis dalam membentuk karakter, moral, dan kehidupan spiritual generasi muda sehingga tidak mudah terjerumus ke dalam berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan mereka.
“Kita punya tanggung jawab untuk menyelamatkan anak-anak muda kita. Peran gereja sebagai garda terdepan sangat strategis,” ujar Dominggus.
Ia menegaskan bahwa upaya menyelamatkan generasi muda tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah.
Menurutnya, keberhasilan pembinaan generasi muda membutuhkan sinergi antara gereja, keluarga, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Dominggus juga meminta jajaran Badan Pengurus Harian Majelis Daerah GPKAI Manokwari Utara yang baru dilantik agar menjadi teladan dalam pelayanan, memperkuat pembinaan rohani jemaat, serta memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat.
Selain itu, Gubernur Papua Barat menyatakan komitmennya untuk mendukung kelancaran tugas kepengurusan baru dengan melengkapi fasilitas kerja di Kantor Majelis Daerah GPKAI Manokwari Utara.
Komitmen itu disampaikan setelah menerima laporan mengenai masih terbatasnya sarana pendukung di kantor majelis daerah.
“Tadi saya menerima laporan bahwa masih ada fasilitas kantor yang kurang. Nanti akan kami lengkapi dan kami cek kebutuhan seperti komputer, meja kerja, maupun kursi agar pengurus dapat bekerja secara maksimal,” katanya.
Dominggus menilai tersedianya fasilitas kerja yang memadai akan membantu pengurus menjalankan tugas pelayanan secara lebih optimal. Ia menegaskan bahwa gereja merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang beriman, menjaga kerukunan, serta membina generasi muda agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif.
Pelantikan Badan Pengurus Harian Majelis Daerah Manokwari Utara GPKAI Periode 2026–2031 diharapkan menjadi momentum memperkuat pelayanan gereja sekaligus meningkatkan kontribusinya dalam membangun sumber daya manusia Papua Barat yang sehat, berkarakter, beriman, dan berdaya saing.
Penulis : Amatus Rahakbauw, K







