Pramono Minta Warga Jakarta Jujur Saat Sensus Ekonomi 2026, Data Palsu Bisa Salah Arahkan Kebijakan

- Penulis

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak seluruh warga Jakarta untuk menyampaikan kondisi ekonomi mereka secara jujur saat mengikuti Sensus Ekonomi 2026.

Menurutnya, kejujuran masyarakat menjadi fondasi utama agar pemerintah memperoleh data yang akurat dalam menyusun kebijakan pembangunan dan pelayanan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ajakan tersebut disampaikan Pramono saat pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (13/7/2026).
“Saya mengimbau bagi warga Jakarta di mana pun, kapan pun yang kemudian disensus, untuk menyampaikan apa adanya. Karena inilah yang menjadi kata kunci di dalam kita untuk mengambil keputusan ke depan,” ujar Pramono.

Ia menegaskan masyarakat tidak perlu menutupi kondisi ekonomi yang sebenarnya. Menurutnya, data yang jujur akan menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

“Jangan tertutup, lebih baik disampaikan. Susah ya susah, senang ya senang, kaya ya kaya, miskin ya miskin,” katanya.

Pramono menjelaskan, data Badan Pusat Statistik (BPS) selama ini menjadi rujukan utama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam merumuskan berbagai kebijakan, mulai dari penyaluran bantuan sosial hingga penyusunan program pembangunan.

“Bagi saya, data ini adalah referensi yang paling utama untuk mengambil keputusan secara teknokrasi. Hampir semua data BPS dalam rapat-rapat di Balai Kota selalu digunakan sebagai referensi pengambilan keputusan,” ujarnya.

Sebagai contoh, Pramono mengungkapkan data BPS menunjukkan jumlah RW kawasan kumuh di Jakarta menurun dari 445 RW pada 2017 menjadi 211 RW pada 2026. Data tersebut menjadi dasar pemerintah dalam merancang program penataan permukiman.

Ia juga menegaskan terdapat tiga sektor yang tetap menjadi prioritas dan tidak akan dikurangi anggarannya, yakni bantuan sosial, pendidikan, dan kesehatan.

Menurutnya, ketiga sektor tersebut memerlukan data yang valid agar kebijakan yang diambil benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan.

Di sektor pendidikan, Pemprov DKI Jakarta tetap melanjutkan Program Kartu Jakarta Pintar (KJP) bagi sekitar 707 ribu siswa serta Kartu Jakarta Mahasiswa Ungul (KJMU) untuk sekitar 15.900 mahasiswa.

Selain itu, mulai tahun depan pemerintah daerah berencana meluncurkan Program Beasiswa LPDP Jakarta bagi sekitar 50 hingga 75 mahasiswa yang akan melanjutkan studi ke luar negeri.

Sementara itu, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menegaskan bahwa seluruh data yang dihimpun melalui Sensus Ekonomi 2026 hanya digunakan untuk kepentingan statistik dan bukan untuk keperluan perpajakan.

“Sensus ini adalah untuk kepentingan statistik, bukan dalam rangka kepentingan perpajakan. Rahasia data individu dan pribadi akan kami jaga,” kata Amalia.

Ia memastikan keamanan data masyarakat terlindungi karena BPS telah bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Telkom, serta PT Peruri dalam mengamankan sistem penyimpanan data.

Amalia juga mengungkapkan hingga 13 Juli 2026, capaian pendataan Sensus Ekonomi 2026 di DKI Jakarta telah mencapai 45,17 persen. Pendataan berlangsung sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan mendatangi rumah tangga maupun pelaku usaha secara langsung.

Penulis : Amatus Rahakbauw, K

Berita Terkait

Penyerahan Paket Goddie Bag dari PT Kalbe Nutritionals Cabang Medan dari Business Representative pada JMSI Sumut
Bupati dan Wakil Bupati Batu Bara Salurkan Insentif bagi Bilal Mayit, Penggali Kubur, dan Guru Mengaji
Hadiri Panen Raya di Gambus Laut, Bupati Batu Bara Dukung Pengembangan Budidaya Udang Vaname
Wakil Wali Kota Fadly Abdina Hadiri dan Beri Orasi Ilmiah Pada Acara Yudisium XXXVI Fakultas Pertanian UNA 2026
Mendagri Resmi Tutup HUT Ke-46 Dekranas, Sebut Beri Dampak Ekonomi hingga Rp4 Miliar
Walikota Tanjung Balai Terima Audiensi Badan Mutu KKP UPT Tanjung Balai Asahan
Bupati Batu Bara Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan TPA di Kecamatan Sei Balai
Lanny Lakotani Hadiri Puncak HUT Dekranas ke-46, Selvi Gibran Dorong Perajin Indonesia Tembus Pasar Dunia

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:38 WIB

Penyerahan Paket Goddie Bag dari PT Kalbe Nutritionals Cabang Medan dari Business Representative pada JMSI Sumut

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:53 WIB

Pramono Minta Warga Jakarta Jujur Saat Sensus Ekonomi 2026, Data Palsu Bisa Salah Arahkan Kebijakan

Senin, 13 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Batu Bara Salurkan Insentif bagi Bilal Mayit, Penggali Kubur, dan Guru Mengaji

Senin, 13 Juli 2026 - 14:23 WIB

Hadiri Panen Raya di Gambus Laut, Bupati Batu Bara Dukung Pengembangan Budidaya Udang Vaname

Senin, 13 Juli 2026 - 09:05 WIB

Wakil Wali Kota Fadly Abdina Hadiri dan Beri Orasi Ilmiah Pada Acara Yudisium XXXVI Fakultas Pertanian UNA 2026

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page