JAKARTA — Gelandang bertahan Tim Nasional Belanda, Marten de Roon, mengaku sangat antusias menyambut gelaran Piala Dunia setelah kembali mendapatkan kepercayaan masuk skuad Oranje.
Pemain berusia 35 tahun yang membela Atalanta Bergamo itu mengaku sempat tidak lagi berharap dipanggil ke tim nasional sebelum akhirnya menerima kabar menggembirakan dari pelatih Ronald Koeman.
Dalam wawancara dengan media Belanda NU.nl, De Roon mengatakan peluangnya kembali ke tim nasional terbuka setelah gelandang bertahan Jerdy Schouten mengalami cedera lutut serius.
“Saya rasa ini terutama karena semakin sedikit gelandang bertahan murni yang tersedia. Berapa banyak opsi yang dimiliki untuk menggantikan Schouten?” ujar De Roon.
Menurut dia, sejumlah pemain muda seperti Kees Smit dan Luciano Valente memiliki karakter permainan yang lebih ofensif sehingga berbeda dengan peran yang selama ini ia jalankan di lini tengah.
Meski namanya beberapa kali disebut media sebagai kandidat pemain yang akan dipanggil, De Roon mengaku tidak ingin terlalu berharap.
“Saya membaca di media bahwa saya masuk dalam pertimbangan, tetapi itu tidak selalu bisa dipercaya. Saya tidak pernah membangkitkan harapan pada diri sendiri karena jika tidak terjadi, Anda hanya akan kecewa,” katanya.
Harapan itu akhirnya menjadi kenyataan ketika Ronald Koeman menghubunginya secara langsung untuk bergabung dengan skuad Belanda yang akan tampil di Piala Dunia.
“Saya terus tersenyum sejak mendengar kabar itu. Senyum ini mungkin tidak akan hilang dalam waktu dekat,” ujar De Roon.
Selain siap memberikan kontribusi di lapangan, De Roon menegaskan dirinya ingin membantu menjaga suasana positif di dalam tim.
Menurut dia, peran pemain senior sangat penting, terutama untuk menjaga motivasi pemain yang jarang mendapatkan kesempatan bermain.
“Dalam skuad terdapat 26 pemain yang di klub masing-masing sering menjadi pemain terbaik. Namun di tim nasional, mereka hanyalah salah satu bagian dari tim dan beberapa di antaranya mungkin jarang mendapat kesempatan bermain. Situasi itu tidak mudah, dan saya ingin membantu mereka,” katanya.
De Roon juga menanggapi pernyataan Ronald Koeman yang menekankan pentingnya menjaga motivasi pemain cadangan selama turnamen berlangsung.
“Saya mendengar hal itu tidak berjalan baik pada turnamen sebelumnya di Jerman. Karena itu, pemain nomor 20 hingga 26 dalam skuad juga harus tetap merasa penting dan termotivasi,” ujarnya.
Mengenai perannya sendiri, De Roon mengaku memiliki pandangan yang sederhana. Baginya, kepentingan tim berada di atas segalanya.
“Jika saya bermain sejak menit pertama, tentu itu bagus. Namun jika saya tidak bermain sama sekali dan tim tetap tampil luar biasa, saya juga akan menikmatinya. Saya ingin menjalani turnamen terakhir ini dengan cara terbaik dan paling menyenangkan,” kata De Roon.
Kembalinya Marten de Roon menambah pengalaman dalam skuad Belanda yang akan berupaya bersaing di panggung sepak bola terbesar dunia.
Kehadirannya diharapkan tidak hanya memperkuat lini tengah, tetapi juga membantu menjaga soliditas dan kebersamaan tim selama turnamen berlangsung.
Penulis : Amatus Rahakbauw, K

















