TANJUNG BALAI — Pemerintah Kota Tanjung Balai berkomitmen memastikan seluruh dapur Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG) di wilayah ini memenuhi standar operasional yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Guna memastikan hal itu, Wakil Wali Kota Tanjung Balai sekaligus Ketua Satgas MBG, Muhammad Fadly Abdina kembali melakukan kunjungan dan monitoring ke-2 (kedua) dapur Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG) di Kota Tanjung Balai, Rabu (6/5/2026).
Kali ini, Wakil Wali Kota bersama Satgas MBG dan BGN mengunjungi 2 (dua) SPPG yang akan beroperasi dalam waktu dekat yakni: SPPG Gading 4 di jalan Sei Dua Ujung, Kecamatan Datuk Bandar dan SPPG TBU di Kecamatan Tanjung Balai Utara
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota yang turut didampingi Staf Ahli SDM dan Kemasyarakatan Anwar Ruji, sejumlah OPD dan Satgas MBG Kota Tanjung Balai yang pada kesempatan itu mengecek dan berkomunikasi dengan pengelola SPPG terkait seluruh fasilitas yang ada
Fadly menegaskan pemerintah berkomitmen menjaga mutu layanan penyediaan pangan bergizi bagi anak sekolah dan masyarakat penerima manfaat lainnya. Ini bagian dari komitmen dalam menjaga mutu layanan penyediaan pangan bergizi bagi anak sekolah penerima manfaat.
“Ini bagian dari upaya kami memastikan seluruh dapur SPPG yang ada di Kota Tanjung Balai baik yang telah beroperasi maupun yang akan beroperasi benar-benar sesuai standarisasi BGN — mulai dari proses memasak, produksi, hingga distribusi ke sekolah,” ujar Wakil Wali Kota.
Lebih lanjut Wakil Wali Kota mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pemko Tanjung Balai dan Satgas dalam melakukan pengawasan dan pembenahan berkelanjutan pada SPPG di wilayah Kota Tanjung Balai.
Menurutnya, Pemko Tanjung Balai melibatkan berbagai unsur lainnya, seperti: Camat, Lurah dan perangkat wilayah, dalam kegiatan monitoring dan evaluasi ini. Hasil pengawasan tersebut sebut Wakil Wali Kota, akan dilaporkan kepada Wali Kota dan satuan tugas terkait untuk memastikan seluruh temuan di lapangan segera ditindaklanjuti.
“Kami pantau terus proses dari hulu ke hilir. Anak-anak harus menerima manfaatnya secara maksimal”, ucapnya
Meskipun prosesnya bertahap, Muhammad Fadly meminta seluruh pengelola segera melengkapi persyaratan yang ditentukan, termasuk uji laboratorium bahan makanan dan sertifikasi kebersihan.
“Selain itu, Pemko Tanjung Balai juga berkoordinasi dengan Instansi dan Dinas terkait untuk memastikan pengelolaan sampah di lingkungan dapur tidak mengganggu higienitas dan kualitas produksi”, tuturnya.
Mengakhiri penjelasannya, Wakil Wali Kota Tanjung Balai menyatakan bahwa dengan pengawasan yang ketat dan kolaborasi lintas sektoral, Pemko Tanjung Balai berharap program SPPG dapat terus berjalan optimal sebagai bagian dari upaya meningkatkan gizi masyarakat dan mendukung generasi sehat di Kota Tanjung Balai.
Penulis : Taufik
















