Kinerja Legislasi DPR Papua Barat Tertinggal, Baru 9 dari 19 Perda Rampung Sejak 2020

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Manokwari, TempoTimur.com —  Kinerja legislasi DPR Papua Barat menuai sorotan tajam. Sejak program pembentukan peraturan daerah ditetapkan pada 2020, baru sembilan Perdasus dan Perdasi yang berhasil diselesaikan dari total 19 yang direncanakan.

Artinya, lebih dari separuh target belum tercapai dalam kurun waktu sekitar enam tahun—sebuah capaian yang dinilai lambat jika dibandingkan dengan sejumlah daerah lain di Indonesia yang rata-rata mampu menyelesaikan sebagian besar program legislasi dalam satu hingga dua tahun anggaran.

Wakil Ketua II DPR Papua Barat, Syamsudin Siksun, tetap menyampaikan apresiasi kepada Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda). Namun, ia juga mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Baca Juga  Polres Tanjung Balai Kawal Ketat Pawai Malam Kemenangan Idul Fitri 1447 H

“Kami mengapresiasi kinerja Bapemperda,”

Syamsudin Seknun, S.Sos.,S.H.,M.H

saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Jumat (14/4/2026) malam.

Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, DPR Papua Barat berencana melakukan konsultasi dan evaluasi ke Kementerian Dalam Negeri pada 28–29 April 2026, dengan mendorong lima hingga sembilan rancangan peraturan daerah agar segera dibahas di tingkat pusat.

Meski demikian, langkah ini dinilai terlambat mengingat sebagian program legislasi telah bergulir sejak 2020 tanpa kepastian penyelesaian.

Sejumlah pengamat menilai lambatnya pembahasan perda berpotensi berdampak langsung pada tata kelola pemerintahan dan kemampuan daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Salah satu contoh krusial adalah perda pembentukan Perseroda yang hingga kini masih dalam proses. Padahal, regulasi tersebut dinilai strategis untuk memperkuat fiskal daerah dan membuka peluang pengelolaan potensi ekonomi, termasuk di sektor energi.

Baca Juga  Propam Polda Bali Periksa Dua Personil SPKT Polsek Kuta Terima Uang 200 Ribu Dari Pelapor WNA

Jika dibandingkan dengan daerah lain yang telah lebih dulu mengoptimalkan peran BUMD melalui regulasi yang cepat dan adaptif, Papua Barat dinilai masih tertinggal dalam membangun fondasi hukum bagi pengembangan ekonomi daerah.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik terkait efektivitas kinerja legislasi DPR Papua Barat, sekaligus menjadi ujian bagi komitmen lembaga tersebut dalam menuntaskan target yang telah ditetapkan.

Tanpa percepatan yang signifikan, dikhawatirkan sejumlah regulasi penting akan kembali tertunda, sementara kebutuhan pembangunan daerah terus mendesak.

Penulis : Amatus Rahakbauw, K

Berita Terkait

CEO Sumut24 Group Anto Genk Jalin Silaturahmi dengan Danyon Armed 2/105 Kilap Sumagan Letkol Letkol Arm Rogery Thega, S.I.P., M.M.
Penertiban Lahan Garapan di Deli Serdang TNI AL dengan Warga berakhir Ricuh
Sudaryono Dijadwalkan Lantik Pengurus Baru DPW Tani Merdeka Sumut, DPN Terbitkan SK Periode 2026–2031
Teguh: Revolusi Kuba Masih Relevan untuk Terus Digaungkan 
Seorang Warga Nibung Hangus Tewas Tertimpa Pohon Kelapa
Bupati Barito Utara Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan dalam Jawaban atas Pandangan Fraksi DPRD
Pemkab Barito Utara Percepat Pembebasan Lahan untuk Pelebaran Jalan di Muara Teweh
Wali Kota Tanjung Balai Bersama Forkopimda Kompak Beri Kejutan Spesial di Hari Bhakti Adhyaksa ke-6

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:57 WIB

CEO Sumut24 Group Anto Genk Jalin Silaturahmi dengan Danyon Armed 2/105 Kilap Sumagan Letkol Letkol Arm Rogery Thega, S.I.P., M.M.

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:18 WIB

Penertiban Lahan Garapan di Deli Serdang TNI AL dengan Warga berakhir Ricuh

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:50 WIB

Sudaryono Dijadwalkan Lantik Pengurus Baru DPW Tani Merdeka Sumut, DPN Terbitkan SK Periode 2026–2031

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:34 WIB

Teguh: Revolusi Kuba Masih Relevan untuk Terus Digaungkan 

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:11 WIB

Seorang Warga Nibung Hangus Tewas Tertimpa Pohon Kelapa

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page