Pdt. Alexsander Maniani Paparkan Makna Paskah bagi Umat Yahudi dan Kristen Berdasarkan Alkitab

- Penulis

Rabu, 1 April 2026 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

SORONG — Pdt. Alexsander Maniani menjelaskan makna Paskah bagi umat Israel (Yahudi) dan Kristen berdasarkan ajaran Alkitab sebagai bagian dari refleksi iman menjelang perayaan Paskah.

Penjelasan tersebut disampaikannya saat dikonfirmasi jurnalis melalui pesan WhatsApp pada Rabu malam (1/4/2026) pukul 22.00 WIT.

Menurut Pdt. Alexsander, bagi umat Israel (Yahudi), Paskah merupakan peringatan penting atas peristiwa pembebasan bangsa Israel dari perbudakan di Mesir.

Kata Paskah berasal dari bahasa Ibrani pesah yang berarti “melewati” atau “melangkahi”, merujuk pada peristiwa ketika Allah melindungi anak sulung Israel dari tulah terakhir dengan melewati rumah-rumah yang telah ditandai darah domba (Keluaran 12:7, 13, 27).

Peristiwa tersebut menjadi awal perjalanan bangsa Israel menuju kebebasan dan Tanah Perjanjian. Oleh karena itu, Allah memerintahkan agar Paskah diperingati setiap tahun pada hari ke-14 bulan Nisan, disertai perayaan Roti Tidak Beragi selama tujuh hari, serta menjadi sarana pengajaran iman kepada generasi berikutnya (Keluaran 12:14, 17-20; Ulangan 16:1-6).

Baca Juga  Jalan Ciputat dalam Bayang-Bayang Sampah

Sementara itu, bagi umat Kristen, makna Paskah berpusat pada pengorbanan dan kebangkitan Yesus Kristus. Dalam Perjanjian Baru, Yesus dipahami sebagai “Anak Domba Paskah” yang dikorbankan untuk menebus dosa manusia (1 Korintus 5:7).

“Pengorbanan Yesus di kayu salib menjadi jalan penebusan dosa, membebaskan manusia dari hukuman kekal,” jelasnya, sebagaimana tertulis bahwa “oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh” (Yesaya 53:5).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kebangkitan Yesus Kristus merupakan inti dari perayaan Paskah bagi umat Kristen, yang melambangkan kemenangan atas dosa dan maut serta memberikan pengharapan akan keselamatan dan kehidupan kekal (Matius 28:6; 1 Korintus 15:17).

“Kebangkitan Kristus membawa kepastian iman dan damai sejahtera bagi setiap orang yang percaya,” ujarnya, sejalan dengan firman Tuhan yang menjanjikan damai sejahtera bagi umat-Nya (Yohanes 14:27).

Baca Juga  Ratusan Petani di Dua Kecamatan Kabupaten Asahan Menangis, Mohon Bantuan Presiden RI

Di akhir pernyataannya, Pdt. Alexsander mengajak seluruh umat Kristen untuk merayakan Paskah dengan penuh rasa syukur atas kasih Allah yang telah dinyatakan melalui Yesus Kristus.

“Marilah kita merayakan Paskah Yesus Kristus dengan hati yang bersyukur, karena kasih Allah telah dinyatakan bagi kita semua. Tuhan memberkati,” tutupnya.

Penulis : Amatus Rahakbauw, K

Berita Terkait

Angin Puting Beliung Rusak 52 Rumah di 5 Kecamatan Batu Bara
Sat Lantas Polres Tanjung Balai Amankan Arus Jalan Lalu Lintas Saat Jam Pulang Sekolah 
Dinsos Tangsel Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Cirendeu
Malam Puncak HUT RI ke-81 RW 10 Cirendeu Meriah, 300 Warga Hadir
13 Tahun Cinta dan Pengabdian MTH Halimah
Satu Rumah di Cirendeu Ilir Tangsel Terbakar, RW Buka Donasi untuk Korban
Pelindo Fakfak Sediakan Tempat Sampah Plastik, Dukung Program Fakfak Hijau
Program Tiga Juta Rumah Dirasakan Warga Kaimana, Brian Rumi Berterima Kasih kepada Presiden Prabowo

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:07 WIB

Angin Puting Beliung Rusak 52 Rumah di 5 Kecamatan Batu Bara

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Sat Lantas Polres Tanjung Balai Amankan Arus Jalan Lalu Lintas Saat Jam Pulang Sekolah 

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Tangsel Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Cirendeu

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:02 WIB

Malam Puncak HUT RI ke-81 RW 10 Cirendeu Meriah, 300 Warga Hadir

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:39 WIB

13 Tahun Cinta dan Pengabdian MTH Halimah

Berita Terbaru

DPRD Murung Raya

Rumiadi: Selter Sekda Murung Raya Harus Hasilkan Figur Terbaik

Rabu, 2 Sep 2026 - 01:15 WIB

You cannot copy content of this page