MANOKWARI — Edward Dowansiba menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Barat dengan membawa visi perubahan melalui kepemimpinan generasi muda dan sistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan.
Pernyataan tersebut disampaikan Edward saat dikonfirmasi jurnalis melalui pesan WhatsApp pada Rabu malam (1/4/2026) pukul 21.42 WIT.
Momentum pemilihan Ketua KONI Papua Barat dinilai menjadi titik penting dalam menentukan arah kebijakan olahraga daerah ke depan, terutama dalam membangun sistem pembinaan yang lebih progresif, adaptif, dan berorientasi jangka panjang.
Edward Dowansiba diketahui menjabat sebagai Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Pegunungan Arfak. Dalam perannya, ia aktif mendorong pembinaan atlet sejak usia dini melalui penyelenggaraan kompetisi lokal serta pengembangan ekosistem futsal yang berkelanjutan.
Selain itu, Edward juga menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pegunungan Arfak. Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting dalam membangun tata kelola organisasi olahraga yang profesional, transparan, dan akuntabel.
“Olahraga Papua Barat tidak kekurangan bakat. Yang dibutuhkan adalah organisasi yang mampu menemukan, membina, dan mengantarkan atlet hingga mencapai prestasi,” ujar Edward.
Ia menilai, tantangan utama olahraga di Papua Barat tidak hanya pada capaian prestasi, tetapi juga pada belum optimalnya sistem pembinaan yang terstruktur, merata, dan berkelanjutan. Menurutnya, masih banyak potensi atlet muda yang belum teridentifikasi dan belum mendapatkan dukungan maksimal.
Edward menegaskan perlunya perubahan pola pengelolaan olahraga, dari yang selama ini bersifat seremonial menjadi berbasis data, sport science, serta pengembangan sumber daya manusia secara menyeluruh.
“Kita harus berani keluar dari pola lama. Olahraga saat ini menuntut profesionalisme, inovasi, dan sistem jangka panjang,” tegasnya.
Dengan mengusung semangat “Saatnya Anak Muda Memimpin”, Edward menawarkan visi pembaruan dalam tubuh KONI Papua Barat dengan menempatkan generasi muda sebagai pilar utama dalam membangun masa depan olahraga yang lebih kompetitif.
Dukungan terhadap dirinya disebut terus mengalir dari berbagai elemen, terutama komunitas olahraga dan kalangan generasi muda yang menginginkan perubahan kepemimpinan yang lebih terbuka dan berdampak nyata.
Pemilihan Ketua KONI Papua Barat mendatang diharapkan mampu melahirkan pemimpin yang tidak hanya memahami kebutuhan atlet di lapangan, tetapi juga mampu menghadirkan sistem pembinaan yang berkelanjutan guna meningkatkan prestasi olahraga daerah.
Penulis : Amatus Rahakbauw, K






















