Wali Kota Tanjungbalai Buka FGD INAPROC: Dorong Pengadaan Barang/Jasa yang Transparan dan Akuntabel

- Penulis

Rabu, 5 November 2025 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tanjungbalai, TempoTimur.com —
Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai melalui Bagian Barang dan Jasa menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan Sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 46 Tahun 2025 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Kegiatan ini sekaligus membahas implementasi pekerjaan konstruksi dalam Katalog Elektronik INAPROC versi 6.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Sutrisno Hadi, Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Rabu (5/11/2025), dibuka secara resmi oleh Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim.

Dalam sambutannya, Wali Kota Mahyaruddin menekankan pentingnya sinergi antar lembaga dalam mewujudkan sistem pengadaan yang transparan, adaptif, dan responsif.

“Sinergi harus terus kita pupuk dalam mendukung sistem pengadaan yang transparan dan akuntabel,” ujar Mahyaruddin.

 

Menurutnya, pelaksanaan FGD ini penting untuk meningkatkan kualitas pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemko Tanjungbalai, sekaligus memastikan seluruh perangkat daerah dan penyedia memahami serta memanfaatkan Katalog Elektronik versi 6 secara optimal.

Baca Juga  Wali Kota Tanjungbalai Terima Audiensi BPJS Kesehatan Cabang Kisaran

INAPROC Versi 6, Dorong Efisiensi dan Transparansi

Mahyaruddin menjelaskan, sistem INAPROC versi 6 mulai digunakan sejak 20 Maret 2025. Kehadirannya diharapkan mampu mempermudah proses pengadaan barang/jasa, mempercepat layanan, serta memperluas kesempatan bagi penyedia barang dan jasa untuk berpartisipasi.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam implementasinya. Salah satunya, banyak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang belum memiliki sertifikat Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), sehingga pemahaman mereka terhadap sistem masih terbatas.

Selain itu, kesiapan pengelola pengadaan memasuki era digitalisasi juga dinilai belum optimal.

 “Beberapa OPD masih melaksanakan e-purchasing secara manual, di antaranya Dinas Pemberdayaan Perempuan, Dinas Ketahanan Pangan, serta beberapa kecamatan dan puskesmas. Kondisi ini dapat berdampak pada nilai Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) dan berpotensi menjadi temuan pemeriksaan APH, BPK, maupun KPK,” tegas Mahyaruddin.

 

Baca Juga  Pastikan Pelayanan Publik Hadir hingga ke Desa, Wabup Syafrizal Tinjau Langsung Pelaksanaan Program Berlayar

Langkah Menuju Tata Kelola Pemerintahan Digital

Wali Kota menegaskan, sistem e-purchasing merupakan langkah inovatif menuju pemerintahan yang terdigitalisasi, dengan prinsip efisien, efektif, terbuka, bersaing, adil, transparan, dan akuntabel.

Hingga 4 November 2025, tercatat sebanyak 2.241 paket e-purchasing telah tercatat di sistem, sementara 214 paket lainnya masih dalam proses pemilihan dan masih menggunakan Katalog Elektronik versi 5.

“Melalui forum ini, kami harapkan seluruh peserta dapat memahami dan menguasai penggunaan Katalog Elektronik versi 6 agar pengadaan barang/jasa di Tanjungbalai semakin baik,” ujar Wali Kota.

 

Selaras dengan Visi Tanjungbalai EMAS

Mahyaruddin menambahkan, penerapan sistem pengadaan yang transparan sejalan dengan visi pembangunan Pemko Tanjungbalai, yaitu Tanjungbalai EMAS (Elok, Maju, Agamais, dan Sejahtera).

 “Visi Tanjungbalai EMAS merupakan upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional. Pemanfaatan INAPROC versi 6 diharapkan memperkuat komitmen serta transparansi dalam pengadaan barang dan jasa,” jelasnya.

 

Baca Juga  Wakil Wali Kota Tanjung Balai Tinjau Langsung Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Pasar Baru Jelang Nataru

Ia menegaskan, sosialisasi ini bukan sekadar agenda formalitas, melainkan momentum penting memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk menciptakan ekosistem pengadaan yang adaptif dan responsif, demi mewujudkan tata kelola yang lebih baik serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” tutupnya.

Penulis : Taufik

Berita Terkait

Bupati Baharuddin Dorong Optimalisasi PAD untuk Percepat Pembangunan Batu Bara
Wamendagri Minta Pemda se-Tanah Papua Percepat Penyaluran Dana Otsus Tahap II
Bupati Batu Bara Perkuat Sinergi dengan TNI AL, Sambut Kunjungan Dankodaeral
Wakil Walikota Tanjung Balai Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional Bersama Anak-Anak Sekolah Minggu GPdI Nafiri Kemenangan 
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjung Balai Hadiri Paripurna DPRD Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
Wakil Bupati Batu Bara Sampaikan Rancangan KUA-PPAS 2027
Wakil Wali Kota Tanjung Balai Hadiri Kunker Pangdam I/Bukit Barisan ke Kodim 0208/Asahan
Wakil Wali Kota Tanjung Balai Lepas 12 Personel Satpol PP dan Dishub Ikuti Seleksi Komcad di Rindam I/BB Pematang Siantar

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 11:19 WIB

Bupati Baharuddin Dorong Optimalisasi PAD untuk Percepat Pembangunan Batu Bara

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Wamendagri Minta Pemda se-Tanah Papua Percepat Penyaluran Dana Otsus Tahap II

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Bupati Batu Bara Perkuat Sinergi dengan TNI AL, Sambut Kunjungan Dankodaeral

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:37 WIB

Wakil Walikota Tanjung Balai Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional Bersama Anak-Anak Sekolah Minggu GPdI Nafiri Kemenangan 

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjung Balai Hadiri Paripurna DPRD Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page