Fakfak — Deisy Nova Pratasik, S.Pd., Panitia Lokal SD YPK Fakfak, menegaskan bahwa Pelatihan Koding Kecerdasan Artifisial (KKA) 2025 merupakan langkah penting untuk membekali guru dan siswa menghadapi era digital.
Hal ini disampaikan Deisy saat ditemui jurnalis TempoTimur.com usai kegiatan brick session di SD YPK Fakfak, Senin sore (8/9/2025) pukul 15.19 WIT. Menurutnya, KAA 2025 bukan hanya sekadar pelatihan teknis, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan kreativitas dan kesiapan generasi muda Papua dalam memanfaatkan teknologi.

“Kegiatan ini sangat strategis. Guru mendapat bekal mengajar berbasis digital, sementara siswa belajar langsung mengembangkan logika berpikir dan kreativitas lewat koding berbasis kecerdasan artifisial. Kami berharap ini jadi awal perubahan pola belajar di sekolah,” ungkapnya.
KKA 2025 diharapkan mampu mendorong percepatan literasi digital di dunia pendidikan, khususnya di Fakfak, sehingga guru dan siswa tidak tertinggal dalam menghadapi perkembangan teknologi global.
Penulis : Amatus.Rahakbauw.K





















