Bentrokan Pecah di Depan Mako Brimob, Massa TNI dan Brimob Saling Serang

- Penulis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta — Situasi di depan Markas Komando (Mako) Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jumat (29/8/2025), memanas hingga berujung bentrokan terbuka antara massa prajurit TNI bersama sejumlah elemen masyarakat dengan aparat Brimob yang berjaga di lokasi.

Sejak pagi, ribuan massa sudah mulai berkumpul di sekitar Jalan Akses UI. Mereka bergerak dengan barisan rapi, sebagian besar mengenakan seragam loreng TNI dengan baret ungu dan hijau. Dari arah Jakarta, rombongan ini berjalan kaki sambil membawa spanduk serta bendera Merah Putih.

Awalnya, aksi berlangsung tertib. Namun, ketegangan meningkat ketika massa mendekat ke pintu gerbang utama Mako Brimob yang bertuliskan “Polri Daerah Metro Jaya, Sat I Brimob”. Aparat Brimob yang sudah bersiaga mencoba menahan laju massa. Suasana berubah ricuh ketika dorong-dorongan terjadi di depan pagar.

Baca Juga  Puluhan Mesjid Binaan Pejuang Dhuafa Terima Cendramata Dari Capres Anies Baswedan

Beberapa anggota massa bahkan terlihat berusaha memanjat dinding gerbang dan patung perwira berkuda yang menjadi ikon Mako Brimob. Teriakan-teriakan massa menggema, sebagian mengecam tindakan oknum aparat yang sebelumnya disebut terlibat dalam insiden tabrak lari hingga memicu gelombang aksi solidaritas.

“Ini bukan hanya soal satu korban, ini soal harga diri dan keadilan,” teriak salah satu orator aksi dari atas mobil komando yang berada di barisan depan.

Bentrok tidak bisa dihindari. Massa TNI dan aparat Brimob saling dorong, bahkan terdengar suara lemparan benda keras. Situasi di sekitar Mako Brimob semakin panas, membuat lalu lintas di kawasan Kelapa Dua lumpuh total. Kendaraan dialihkan ke jalur alternatif oleh petugas.

Baca Juga  Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Kunjungi Rumah Duka Korban Tabrak Lari Oknum Brimob

Sejumlah warga sekitar yang menyaksikan aksi dari kejauhan mengaku khawatir dengan kondisi tersebut. “Kami takut kerusuhan makin besar, tadi sudah ada beberapa kali suara dentuman keras,” kata Budi, salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi, kepada wartawan.

Hingga sore, pasukan gabungan masih berusaha menenangkan massa. Aparat keamanan terlihat menambah barisan di sekitar gerbang untuk mengantisipasi kerusuhan lebih lanjut. Namun, situasi masih tegang karena massa terus bertahan di depan Mako Brimob.

Pihak TNI maupun Polri belum memberikan keterangan resmi terkait bentrokan ini. Namun, sejumlah pejabat disebut tengah melakukan pertemuan internal guna meredam eskalasi dan mencegah jatuhnya korban lebih banyak.

Penulis : Dhanu

Berita Terkait

Menteri Maruarar Sirait Dorong KUR Perumahan untuk Perluas Akses Hunian di Papua
Tanjung Balai Raih Juara 2 Terbaik Katagori Kota Penurunan Tingkat Pengangguran.
DPD PAN Batu Bara Gelar Muscab, 12 Pengurus Kecamatan Periode 2024-2029 Resmi Terpilih 
287 Perusahaan Tambang di Jawa Tengah di Bidik Kejaksaan, 14 Dari Magelang
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Copot Dua Dirjen Kemenkeu
Wapres Gibran Tinjau Pelabuhan Samabusa Nabire, Dorong Penguatan Infrastruktur
Pria 25 Tahun di Ciputat Diduga Akhiri Hidup, Keluarga Tolak Autopsi
Prabowo Perintahkan “Sikat Habis” Tambang di Kawasan Hutan, Oknum Pembeking Diultimatum: Tak Ada Ampun Tanpa Pandang Bulu

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 12:28 WIB

Menteri Maruarar Sirait Dorong KUR Perumahan untuk Perluas Akses Hunian di Papua

Minggu, 26 April 2026 - 19:16 WIB

Tanjung Balai Raih Juara 2 Terbaik Katagori Kota Penurunan Tingkat Pengangguran.

Minggu, 26 April 2026 - 16:07 WIB

DPD PAN Batu Bara Gelar Muscab, 12 Pengurus Kecamatan Periode 2024-2029 Resmi Terpilih 

Kamis, 23 April 2026 - 22:13 WIB

287 Perusahaan Tambang di Jawa Tengah di Bidik Kejaksaan, 14 Dari Magelang

Kamis, 23 April 2026 - 14:55 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Copot Dua Dirjen Kemenkeu

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page