Batu Bara — Terjadi kesekian kalinya ikan naik ke permukaan air sungai kubah Padang desa lalang Jum’at siang pukul 10:00 wib. Hal ini pun menjadi sorotan warga dan pengguna jalan access road Inalum.
Warga juga sangat cemas menduga air sungai tercemar limbah pabrik yang berada di seputaran Kuala Tanjung yang telah menjadi Arel industri.
Dalam kejadian ini warga desa lalang terkhusus para nelayan sangat khawatir akan berdampak merugikan para nelayan dan merusak lingkungan hidup terkhusus air sungai yang sudah terdampak limbah pabrik, dengan demikian belum ada tindak lanjut dari instansi terkait dalam fenomena ini yang sudah kesekian kali terjadi.
Tim media turun langsung ke pinggir sungai melihat air sungai yang keruh juga kotor sebagian dari ikan kepiting mabuk terapung ke permukaan air, sangat misterius belum diketahui kejelasan yang pasti dalam kejadian ini, warga menduga air sungai tercemar limbah pabrik.
Kepada instansi terkait agar bisa turun ke lokasi agar masalah ini jangan terulang kesekian kalinya Karena sangat merugikan para nelayan, yang mana selama ini para nelayan dan warga bisa mengunakan air sungai untuk kebutuhan keseharian mereka seperti mencuci dan dalam hal yang lainnya.
Masyarakat desa lalang dan para nelayan berharap masalah ini dapat di terselesaikan dengan baik mengingat sumber air dan biota laut sumber kehidupan bagi para nelayan juga warga sekitar desa lalang.
Sampai saat ini media terus konfirmasi kepada instansi terkait juga perusahaan sekitar Kuala Tanjung apakah ada indikasi air sungai tercemar limbah pabrik, masih dalam proses penulusuran semoga mendapatkan titik terang yang jelas agar tidak terulang kembali.
(Tim/Red)



















