Tradisi Unik Menyambut Tahun Baru Islam di Berbagai Daerah di Indonesia

- Penulis

Kamis, 26 Juni 2025 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TEMPO TIMUR — Tahun Baru Islam atau 1 Suro memiliki makna yang mendalam bagi umat Muslim di Indonesia, Tahun baru islam saat ini Bertepatan dengan Jumat Kliwon.

Berbagai daerah di Indonesia memiliki tradisi unik untuk menyambut tahun baru ini.

Di Jawa, tradisi Kirab Pusaka Keraton Surakarta dan Yogyakarta menjadi sorotan utama. Prosesi kirab pusaka ini melibatkan ribuan abdi dalem dan warga yang berjalan sunyi mengelilingi benteng keraton sebagai simbol tirakat dan doa memohon keselamatan. Selain itu, tradisi Jamasan Pusaka, Tirakat dan Tapa Bisu, serta Mubeng Beteng juga menjadi bagian dari ritual menyambut Tahun Baru Islam di Jawa.

Di Jawa Barat dan Jawa Tengah, tradisi membuat Bubur Suro menjadi simbol mempererat silaturahmi.

Baca Juga  Hadiri Talk Show, Kapolda: Polri Siap Bersinergi untuk Wujudkan Sulteng Lebih Sejahtera dan Maju

Bubur merah dan bubur putih disajikan secara terpisah dan dinikmati bersama di masjid.

Di daerah lain, tradisi unik seperti Larung Sesaji di Pantai Selatan, Sedekah Gunung Merapi, Nganggung, Tabuik, Nga dulang, dan Ziarah di Gunung Tidar menjadi bagian dari ritual menyambut Tahun Baru Islam.

Setiap tradisi memiliki makna dan tujuan yang berbeda-beda, namun semuanya memiliki tujuan untuk memperkuat silaturahmi dan memohon keselamatan.

Dengan demikian, Tahun Baru Islam menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara manusia dengan Tuhan dan sesama manusia. Berbagai tradisi unik ini menjadi bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang patut dilestarikan.

 

Penulis : R Ramadhan

Berita Terkait

Reses di Desa Hingan Tokung, Ketua DPRD Murung Raya Tampung Aspirasi Warga Soal Kebutuhan Dasar
Kualitas Udara Memburuk, Bupati Murung Raya Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
Reses di Desa Penda Siron, Dina Maulidah Serap Aspirasi Air Bersih hingga Kelistrikan Pustu
Rejikinnor Reses di Muara Jaan, Warga Usul Peningkatan Jalan Utama Penghubung Puruk Cahu
Wabup Rahmanto Ajak Kader Golkar Perkuat Konsolidasi dan Sinergi Pembangunan
Udara Murung Raya Memburuk Akibat Karhutla, Dina Maulidah Imbau Warga Wajib Bermasker
Kabut Asap Karhutla Selimuti Murung Raya, Wabup Rahmanto Imbau Warga Pakai Masker Keluar Rumah
Luruskan Isu di Medsos, Bupati Murung Raya: Kelangkaan BBM Pertalite Bukan Karena Pendulang Emas

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 18:08 WIB

Reses di Desa Hingan Tokung, Ketua DPRD Murung Raya Tampung Aspirasi Warga Soal Kebutuhan Dasar

Minggu, 20 September 2026 - 18:05 WIB

Kualitas Udara Memburuk, Bupati Murung Raya Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Minggu, 20 September 2026 - 18:03 WIB

Reses di Desa Penda Siron, Dina Maulidah Serap Aspirasi Air Bersih hingga Kelistrikan Pustu

Minggu, 20 September 2026 - 18:00 WIB

Rejikinnor Reses di Muara Jaan, Warga Usul Peningkatan Jalan Utama Penghubung Puruk Cahu

Minggu, 20 September 2026 - 17:58 WIB

Wabup Rahmanto Ajak Kader Golkar Perkuat Konsolidasi dan Sinergi Pembangunan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page