Fakfak — Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah/2025 Masehi, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 4 Cabang Fakfak menyalurkan bantuan dua ekor sapi qurban kepada masyarakat kurang mampu di sekitar wilayah kerja pelabuhan.
Kegiatan penyembelihan dan pembagian daging qurban tersebut berlangsung pada Sabtu, 7 Juni 2025, bertempat di kawasan Pelabuhan Fakfak, Papua Barat.
Informasi ini dikonfirmasi oleh General Manager Pelindo Regional 4 Fakfak, Bapak Silas Warfandu, saat ditemui wartawan TempoTimur.com di ruang kerjanya, Rabu siang (11/6/2025) pukul 12.10 WIT.
“Pelaksanaan qurban ini merupakan bentuk komitmen Pelindo untuk terus hadir dan berbagi manfaat dengan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial senantiasa menjadi bagian dari budaya kerja kami,” ungkap Warfandu.
Menurutnya, daging qurban dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga kurang mampu, buruh pelabuhan, dan para mitra kerja.
Seluruh proses penyembelihan dilakukan sesuai syariat Islam, dengan memperhatikan prinsip kebersihan, kesehatan, dan ketertiban distribusi. Pelaksanaan kegiatan dikelola langsung oleh panitia internal Pelindo Fakfak secara profesional dan bertanggung jawab.
Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, dan dilaksanakan secara serentak oleh seluruh cabang Pelindo Regional 4, termasuk di Makassar, Bitung, Balikpapan, Samarinda, Tarakan, Ambon, Jayapura, Sorong, dan kota lainnya di kawasan timur Indonesia.
Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat. Salah satu buruh pelabuhan yang menerima bantuan daging qurban menyampaikan apresiasinya:
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kepedulian dari Pelindo. Bantuan ini sangat membantu kami, terutama dalam memenuhi kebutuhan keluarga saat Iduladha,” ujarnya.
Melalui program ini, Pelindo Regional 4 Fakfak menegaskan perannya tidak hanya sebagai operator kepelabuhanan, tetapi juga sebagai mitra sosial masyarakat yang berkomitmen pada pembangunan berkelanjutan, khususnya di wilayah Papua Barat dan kawasan timur Indonesia.
Penulis : Amatus.Rahakbauw.K






















