Pertama Kalinya Polri Akan Gelar Upacara Peringati Hari Juang Polri di Monumen Perjuangan

- Penulis

Minggu, 18 Agustus 2024 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Jakarta – Hari Rabu 21 Agustus 2024, akan menjadi hari yang bersejarah bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Pasalnya, untuk pertama kali Korps Bhayangkara akan menggelar upacara Hari Juang Polri di depan Monumen Perjuangan Polri, Kota Surabaya, Jawa Timur.

Diminta Pendapat Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon (PW FRN) Counter Opini Polri Raden Mas Mh Agus Rugiarto SH biasa disapa Agus Flores, didampingi Sekreraris Jendral Dian Surahman.

Minggu (19/8) Agus Flores Mengatakan, ini momen kedua Mengingat Jasa Polri, Pertama Hoegeng, Kedua M Yassin.

” Saya mau cerita sedikit Kisah Perjuangan Polisi di Surabaya, sehingga terbentuk Polri ini,” tegasnya.

Agus mengatakan kisah tanggal 21 Agustus 1945, merupakan hari yang tak terlupakan untuk Kepolisian Republik Indonesia. Dimana Sejarah mencatat pada saat itu terjadi peristiwa Proklamasi Polisi yang dilakukan Polisi Istimewa (sebelumnya Bernama Tokubetsu Keisatsutai) di Bawah pimpinan Inspektur Polisi Kelas 1 Moehammad Jasin.

Baca Juga  Antisipasi 3C Personil Polsek Labuhan Ruku Laksanakan Patroli KRYD

Setelah Proklamasi Kemerdekaan yang Dikumandangkan 17 Agustus 1945, Menteri Negeri Otto Iskandar Dinata menetapkan Status Polisi segera dimasukkan ke dalam kekuasaan Pemerintah Indonesia.

Dan Menyikapi hal tersebut, M Jasin sebagai Komandan Polisi Istimewa Surabaya mengadakan rapat bersama anggota lainnya membahas kedudukan Polisi Pasca Proklamasi. Dan kemudian disepakati menyatakan sikap kesetiannya kepada Negara Republik Indonesia dengan menyusun teks Proklamasi Polisi.

Sehingga Agus Flores menganggap sangat tepat Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo membuat Upacara Peringati Hari Juang Polri di Monumen Perjuangan Polri Surabaya pada Tanggal 21 Agustus 2024.

” Karena Cikal Bakal Proklamasi Polri dari Tokubetsu Keisatsutai,” tegasnya.

Agus pun mengatakan, Kapolri yang biasa disebutnya Bapak Tua ini, merupakan Sosok Intelektual mampu mengingat sejarah Polisi, karena di UUD 1945, Bangsa yang besar mengingat Sejarah Perjuangan Bangsa.

Baca Juga  Polres Batu Bara Berikan Bantuan Sembako Kepada Masyarakat Kurang Mampu

” Yang Ingat itu Hanya Papa Tua loh” ujarnya .

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menerangkan dengan sejarah itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan Keputusan Kapolri Nomor:KEP/95/I/2024 tanggal 22 Januari lalu tentang Hari Juang Polri.

“Dan pada 12 Agustus 2024 kemarin, bapak Kapolri mengeluarkan Keputusan Kapolri Nomor: KEP/1325/VII/2024 tentang Tata Cara Upacara Hari Juang Polri,” kata Brigjen Trunoyudo dalam keterangannya, Minggu (18/8/2024).

Ditambahkan Brigjen Pol Trunojudo di Tanggal 21 Agustus 1945, merupakan hari yang tak terlupakan untuk kepolisian Indonesia. Sejarah mencatat pada saat itu terjadi peristiwa Proklamasi Polisi yang dilakukan Polisi Istimewa (sebelumnya Bernama Tokubetsu Keisatsutai) di Bawah pimpinan Inspektur Polisi Kelas 1 Moehammad Jasin.

Setelah proklamasi kemerdekaan yang dikumandangkan 17 Agustus 1945, Menteri Negeri Otto Iskandar Dinata menetapkan status polisi segera dimasukkan ke dalam kekuasaan Pemerintah Indonesia. Menyikapi hal tersebut, M Jasin sebagai Komandan Polisi Istimewa Surabaya mengadakan rapat bersama anggota lainnya membahas kedudukan polisi pasca proklamasi. Dan kemudian disepakati menyatakan sikap kesetiannya kepada Negara Republik Indonesia dengan menyusun teks Proklamasi Polisi.

Baca Juga  Hari ke 4 Puasa Ramadhan 1445/H Kapolsek Labuhan Ruku dan Personil Gotong Royong Bersihkan Mesjid

Di Bawah kibaran merah putih, sekitar 250 orang anggota Kesatuan Polisi Istimewa berkumpul di halaman Markas Polisi Istimewa di Surabaya. Pada saat itu, M Jasin membacakan teks Proklamasi Polisi. Ini menjadi momentum seluruh polisi di negeri ini Bersatu dengan nama Polisi Republik Indonesia yang terlepas dan diperalat oleh penjajah Jepang pada saat itu.

Seperti apa yang disampaikan oleh Sang Proklamator Ir Soekarno dalam pidato terakhirnya sebagai Presiden di hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1966. Soekarno mengeluarkan semboyan yaitu “JASMERAH” akronim dari “jangan sekali-kali melupakan sejarah”.

Berita Terkait

Alumni Akpol 90 Dhira Brata Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Megamendung Jelang HUT ke-80 Bhayangkara
Polisi Jaga Ketat Titik Rawan Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan Jalanan Tanjung Balai
Polres Tanjung Balai Perketat Pengamanan di SPBU Antisipasi Penimbunan BBM
Ketum PW-FRN Counter Polri Undang Kakorlantas Sholawat Akbar Peringati Hari Bhayangkara ke-80 
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Batu Bara Gelar Bakti Religi di Rumah Ibadah dan Pemakaman Umum
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Batu Bara Salurkan Bantuan Material Pembangunan
Polri Terus Berbenah, Masyarakat Diminta Aktif Laporkan Dugaan Pelanggaran Oknum
Cegah Balap Liar Hingga Geng Motor, Polres Tanjung Balai Gelar Patroli Blue Light

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 10:48 WIB

Alumni Akpol 90 Dhira Brata Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Megamendung Jelang HUT ke-80 Bhayangkara

Senin, 15 Juni 2026 - 07:48 WIB

Polisi Jaga Ketat Titik Rawan Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan Jalanan Tanjung Balai

Senin, 15 Juni 2026 - 07:42 WIB

Polres Tanjung Balai Perketat Pengamanan di SPBU Antisipasi Penimbunan BBM

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:16 WIB

Ketum PW-FRN Counter Polri Undang Kakorlantas Sholawat Akbar Peringati Hari Bhayangkara ke-80 

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:50 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Batu Bara Gelar Bakti Religi di Rumah Ibadah dan Pemakaman Umum

Berita Terbaru

Opini

Pulau Pandang dan Segenggam Kekuasaan 

Senin, 15 Jun 2026 - 10:05 WIB

You cannot copy content of this page