Lahan Proyek Air Baku Kijing Bermasalah Dengan Anak Yatim, Lidik Krimsus RI Kalbar Surati Bupati Mempawah

- Penulis

Jumat, 9 Februari 2024 - 01:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pontianak | Tempo Timur – Lembaga Informasi Data Investigasi Korupsi Dan Kriminal Khusus Republik Indonesia (Lidik Krimsus) Kalimantan Barat Akhirnya menyurati Bupati Mempawah terkait sengketa lahan Lokasi Proyek Strategi Nasional (PSN) Pekerjaan Pembangunan Penyediaan Air Baku Pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat.

Orang nomor satu di Lidik Krimsus RI Kalbar Hadysa Prana menyampaikan, jika pihaknya telah melayangkan surat kepada Bupati Mempawah pada tanggal 07 Februari 2024.

“Alhamdulilah hari kamis kemarin kami menyampaikan surat kepada bupati mempawah untuk konfirmasi masalah sengketa lahan di lokasi pekerjaan proyek Air Baku Kijing” Ungkapnya Kamis,(08/02/24).

Dari hasil investigasi Lidik Krimsus RI Kalbar, Pemberi kuasa atau ahli waris pemilik SHM dengan No 118 dan 119, yang sedang melakukan upaya tuntutan terhadap lokasi tanah yang sedang dilaksanakan Pekerjaan
Proyek Balai Sungai Wilayah Kalimantan I Pontianak (BWSK 1)Kalimantan Barat adalah anak yatim piatu

Baca Juga  Ketua BAPERA Daftar Calon Bupati Batu Bara Melalui Partai Demokrat

“Kelima orang pemberi kuasa atau ahli warispemilik SHM dengan No 118 dan 119 adalah anak yatim piatu dari lima bersaudara yang patut menjadi perhatian semua pihak ” Bebernya

Perlu diketahui dalam implementasinya, Pemerintah telah menetapkan proyek-proyek yang masuk kategori proyek strategis nasional, yang tujuannya untuk memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Terkait hal ini Presiden Joko Widodo pada tanggal 8 Januari 2016 telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional” Tuturnya

Maka sangat disayangkan jika masalah tersebut dibiarkan terus berlarut, dan sudah seyogya nya presiden jokowi widodo dijakarta dapat mengambil sikap kepada semua pihak yang terlibat dalam masalah ini.

Baca Juga  Mawatu: Ground Breaking Ceremony Hadirkan Cinema XXI Bioskop Tepi Laut Pertama di NTT

“Kami berharap presiden jokowi dijakarta dapat segera mengambil sikap atas permasalahan ini” Pungkasnya mengakhiri

(Red)

 

Sumber : Divisi Humas Lidik Krimus Kalbar

Berita Terkait

SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara Dibuka, 180 Siswa Disiapkan Beasiswa Penuh
Plh Kapolres Murung Raya Hadiri Penutupan MTQ XI, Pengamanan Berjalan Lancar dan Kondusif
MTQ XI Murung Raya Resmi Ditutup, Ketua Panitia Rumiadi Apresiasi Dukungan Semua Pihak
Dina Maulidah Apresiasi Hadiah Umrah bagi Juara MTQ ke-11 Murung Raya
Polres Tanjung Balai Ringkus Pelaku Curas Bermodus Ancaman Senjata Tajam terhadap Pelajar
Bebie Serap Aspirasi Warga Kecamatan Tanah Siang melalui Reses Masa Sidang III
Waket I DPRD Murung Raya Jadi Dewan Hakim MTQ Ke-11 di Kecamatan Laung Tuhup
Hening Cipta untuk Istri Ronald Koeman Ternodai Yodel di Amsterdam

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:00 WIB

SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara Dibuka, 180 Siswa Disiapkan Beasiswa Penuh

Senin, 28 September 2026 - 00:56 WIB

Plh Kapolres Murung Raya Hadiri Penutupan MTQ XI, Pengamanan Berjalan Lancar dan Kondusif

Senin, 28 September 2026 - 00:50 WIB

MTQ XI Murung Raya Resmi Ditutup, Ketua Panitia Rumiadi Apresiasi Dukungan Semua Pihak

Minggu, 27 September 2026 - 22:53 WIB

Dina Maulidah Apresiasi Hadiah Umrah bagi Juara MTQ ke-11 Murung Raya

Sabtu, 26 September 2026 - 21:03 WIB

Polres Tanjung Balai Ringkus Pelaku Curas Bermodus Ancaman Senjata Tajam terhadap Pelajar

Berita Terbaru

Daerah

BPBD Batu Bara Latih 70 TRC untuk Siaga Bencana

Selasa, 29 Sep 2026 - 12:21 WIB

You cannot copy content of this page