
FAKFAK — Sebanyak 214 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan puncak peringatan 666 tahun masuknya Islam di Tanah Papua yang digelar di Kabupaten Fakfak. Kesiapan pengamanan ditandai dengan apel pengecekan personel di Lapangan Mapolres Fakfak, Jumat (7/8/2026).
Apel tersebut dipimpin Wakapolres Fakfak Kompol Henderjetha H. Yassu, S.H. Personel yang terlibat berasal dari Polri, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, dan Dinas Pemadam Kebakaran.
Pengamanan dilakukan secara terpadu dengan pola berlapis di sejumlah titik strategis. Langkah ini ditempuh untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat dan tamu yang menghadiri peringatan tersebut.
Dalam arahannya, Henderjetha meminta seluruh personel mengedepankan kesiapan, kedisiplinan, profesionalisme, dan pelayanan yang humanis.
Personel juga diminta meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi standar operasional prosedur (SOP) selama menjalankan tugas.
“Pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polres Fakfak bersama seluruh unsur pengamanan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujar Henderjetha.
Ia juga mengajak masyarakat ikut menjaga ketertiban selama pelaksanaan puncak peringatan 666 tahun masuknya Islam di Tanah Papua.
Setelah apel, Kabag Ops Polres Fakfak memimpin Tactical Floor Game (TFG) atau simulasi pengamanan. Dalam simulasi tersebut, personel memetakan pembagian tugas pada setiap ring pengamanan, pola koordinasi dan komunikasi, serta prosedur menghadapi berbagai situasi kontinjensi.
TFG dilakukan untuk menyamakan persepsi seluruh personel sekaligus memastikan setiap unsur memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Dengan demikian, pengamanan di lapangan diharapkan dapat berjalan efektif, terukur, dan sesuai prosedur.
Polres Fakfak menilai sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan instansi pendukung menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung.
Melalui pengamanan yang profesional dan humanis, aparat berharap seluruh rangkaian puncak peringatan 666 tahun masuknya Islam di Tanah Papua dapat berlangsung aman, damai, tertib, dan khidmat.
Masyarakat serta para tamu yang hadir pun diharapkan dapat mengikuti seluruh prosesi dengan nyaman.
Penulis: Amatus Rahakbauw K




