Batu Bara — Kegelisahan warga Desa Lima Laras, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara mencuat. Mereka mengaku resah atas dugaan maraknya peredaran narkotika jenis sabu yang dinilai semakin terang-terangan dan mengkhawatirkan.
Warga menyebut, para pengguna narkoba kini tidak lagi menunjukkan rasa segan terhadap lingkungan sekitar. Aktivitas yang diduga transaksi dan penggunaan sabu disebut kerap terjadi di area belakang rumah warga Dusun VI, Desa Lima Laras.
“Sekarang ini para pengguna sudah tak ada lagi rasa segannya dengan warga sekitar,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Minggu 15/2/2026.
Lebih memprihatinkan, warga menduga para pengedar mulai menyasar kalangan pelajar tingkat SMP dan SMA. Modus yang disebutkan yakni dengan memberikan narkoba secara cuma-cuma pada tahap awal, kemudian menjualnya setelah korban mengalami ketergantungan.
“Diduga target mereka anak pelajar SMP dan SMA. Awalnya dikasih gratis, setelah itu jadi candu, baru dijual,” ungkapnya.
Dia menambahkan, sebelumnya pernah di temui alat hisap diduga sisa pakai di salah satu bangunan boring di sekitar lokasi, namun tidak tau siapa pelakunya.
Kondisi ini membuat masyarakat semakin khawatir akan dampak buruk terhadap generasi muda di wilayah tersebut. Mereka berharap aparat penegak hukum segera turun tangan untuk melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap pihak-pihak yang terlibat.
“Kami berharap kepada aparat kepolisian untuk turun mengamankan oknum-oknum pengedar narkoba yang ada di Desa Lima Laras ini,” harap warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Nibung Hangus tersebut.
Warga pun berharap adanya langkah konkret guna menjaga keamanan dan masa depan anak-anak di daerah itu.
Penulis : Heri



















