Buka Simposium Internasional Flora Malesiana ke-12, Gubernur Dominggus Tegaskan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Konservasi

- Penulis

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TEMPO TIMUR, MANOKWARI —  Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, M.Si. menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam mendorong pembangunan berkelanjutan berbasis konservasi saat membuka Simposium Internasional Flora Malesiana ke-12 dan Konferensi Solusi Iklim Berbasis Alam di Manokwari, Senin (9/2/2026).

Dalam pernyataannya, Dominggus menyampaikan apresiasi kepada para peserta nasional dan internasional yang hadir serta memilih Manokwari sebagai lokasi penyelenggaraan forum ilmiah berskala internasional tersebut.

“Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian merupakan pesan positif bahwa Papua Barat, khususnya Manokwari, adalah daerah yang aman, kondusif, dan nyaman untuk dikunjungi,” ujar Dominggus saat dikonfirmasi Jurnalis TempoTimur.com melalui sambungan WhatsApp, Senin pagi, di Gedung PKK Manokwari.

Baca Juga  Gubernur Dominggus Apresiasi Irjen Johnny Isir dan Sambut Brigjen Alfred Papare sebagai Kapolda Papua Barat

Dominggus menekankan, simposium ini memiliki arti strategis karena membahas keanekaragaman hayati serta solusi iklim berbasis alam, di tengah meningkatnya risiko bencana akibat perubahan iklim dan praktik pembangunan yang mengabaikan aspek lingkungan.

Menurutnya, Papua Barat sebagai provinsi berkelanjutan memiliki karakter wilayah yang sangat rentan. Sekitar 60 persen wilayah Papua Barat berupa pegunungan dan perbukitan, sementara lebih dari 70 persen hutan alam yang tersisa tumbuh di atas lapisan tanah yang relatif tipis.

“Jika hutan ditebang, proses pemulihannya akan memakan waktu sangat lama dan berpotensi menimbulkan longsor, pencemaran sungai, serta mengancam kehidupan masyarakat, termasuk di wilayah pesisir,” tegasnya.

Untuk itu, Dominggus menyatakan Pemerintah Provinsi Papua Barat menerapkan pendekatan pembangunan terpadu berbasis bentang alam dan laut (ridge to reef) sebagai strategi utama menjaga keseimbangan ekologi sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Baca Juga  Dinas P3A-PM Laksanakan Koordinasi dan Sinkronisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak

Ia berharap simposium tersebut menghasilkan rekomendasi teknis dan ilmiah yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan pembangunan berkelanjutan di Papua Barat, khususnya yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat adat Orang Asli Papua (OAP).
Kegiatan ini mengusung tema “Merayakan Pulau Terkaya Flora di Dunia:

Keanekaragaman Hayati, Kesejahteraan, dan Ketangguhan Iklim” dan melibatkan berbagai lembaga, antara lain BRIDA Papua Barat, Yayasan Flora Malesiana, Universitas Papua (Unipa), National University of Singapore (NUS), serta Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI).

Di akhir sambutannya, Dominggus mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan.

“Kita jaga hutan, hutan akan jaga kita. Kita jaga laut, laut akan jaga kita. Tugas utama kita adalah mewarisi mata air bagi anak cucu kita, bukan mewarisi air mata,” tandasnya.

Baca Juga  Wali Kota Tanjungbalai Pimpin Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana

Dominggus juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, mitra pembangunan, sponsor, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan internasional tersebut.

Penulis : Amatus Rahakbauw

Berita Terkait

500 Milliar Mengendap, Inspektur Daerah Provinsi Papua Barat Beri Ultimatum 60 Hari Sebelum Dipidanakan
Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Batu Bara Ajak Jajaran Polri Tingkatkan Kualitas Pelayanan
Wali Kota Mahyaruddin Salim Hadiri Lebaran Anak Yatim dan Disabilitas
Wali Kota Mahyaruddin Salim Siap Mendukung Penuh Pembangunan Stadion Mini di Kota Tanjung Balai 
Wakil Wali Kota Tanjung Balai Terima Audiensi IMM UMSU Medan
Wali Kota Tanjung Balai Hadiri Pembukaan Persami KKRI Gelombang V TW II tahun 2026
Fraksi KDRI Tagih Audit Batra Berjaya, Fraksi KPN Sentil PDAM: Air Mati Jangan Dilupakan
Said Iqbal Berpeluang Masuk Kabinet, Istana Minta Publik Tunggu Pengumuman Resmi

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:06 WIB

500 Milliar Mengendap, Inspektur Daerah Provinsi Papua Barat Beri Ultimatum 60 Hari Sebelum Dipidanakan

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:13 WIB

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Batu Bara Ajak Jajaran Polri Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:31 WIB

Wali Kota Mahyaruddin Salim Hadiri Lebaran Anak Yatim dan Disabilitas

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:55 WIB

Wali Kota Mahyaruddin Salim Siap Mendukung Penuh Pembangunan Stadion Mini di Kota Tanjung Balai 

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:30 WIB

Wakil Wali Kota Tanjung Balai Terima Audiensi IMM UMSU Medan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page