
Fakfak — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Fakfak Bapak Kurnia menyampaikan bahwa saat ini terdapat Tiga orang lulusan strata satu (S1) yang sedang melaksanakan program magang di Lapas Fakfak. Program tersebut sejalan dengan upaya pembinaan warga binaan, khususnya dalam pemberantasan buta aksara.
Hal ini disampaikan Kalapas Fakfak Kurnia saat ditemui jurnalis TempoTimur.com di Lapas Fakfak, Rabu pagi (21/1/2026) sekitar pukul 10.57 WIT.
Menurut Kalapas, dari total sekitar 140 orang warga binaan yang berada di Lapas Fakfak, masih terdapat tujuh orang yang belum bisa membaca dan menulis. Oleh karena itu, pihak lapas menjalankan program pemberantasan buta aksara sebagai bagian dari pembinaan kepribadian.
“Program ini bertujuan agar seluruh warga binaan memiliki kemampuan dasar membaca dan menulis, sehingga dapat menunjang proses pembinaan dan reintegrasi sosial setelah mereka bebas nanti,” ujar Kalapas Fakfak.
Ia menambahkan, kehadiran para peserta magang diharapkan dapat membantu tenaga pembina dalam mendampingi warga binaan, khususnya dalam kegiatan pendidikan dasar dan literasi.
Penulis : Amatus Rahakbauw





