Bupati dan Wakil Bupati Batu Bara Hadiri Gerakan Penanaman Pohon di Tarutung

- Penulis

Senin, 12 Januari 2026 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Tarutung — Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pelestarian lingkungan dan meningkatkan fungsi hutan secara berkelanjutan, Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian S.H., M.Si., dan Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.AP., menghadiri pelaksanaan Gerakan Penanaman Pohon yang diselenggarakan di Komplek Perkampungan Pemuda HKBP Jetun Silangit, Tarutung, Minggu (11/1/2025).

Acara tersebut diselenggarakan oleh Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira) yang merupakan salah satu organisasi sayap dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang fokus pada kegiatan sosial, kemanusiaan, serta penguatan persatuan bangsa di kalangan umat Kristiani di Indonesia.

Acara tersebut sesuai dengan Program Gekira yaitu pemberian bibit sekaligus penanaman satu juta bibit pohon yang dibarengi dengan pembagian sembako kepada beberapa kabupaten yang terdampak bencana alam.

Kegiatan dilanjutkan dengan dialog kebangsaan bersama 3 Wamen yakni Wakil Menteri Pertanian, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Wakil Menteri Kehutanan yang bertemakan “Merawat Bumi Menguatkan Solidaritas, Menjaga Masa Depan Bangsa” di Gedung Raja Pontas Lumban Tobing, Komplek Kantor Pusat HKBP Pearaja, Tarutung, Tapanuli Utara.

Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan fungsi hutan secara berkelanjutan, dilakukan langkah penataan ulang hutan melalui program rehabilitasi kawasan hutan. Program ini tidak sekadar berfokus pada hasil hutan, melainkan menekankan pentingnya fungsi ekologis hutan bagi kehidupan.

Baca Juga  Wakil Wali Kota dan Staf Ahli TP PKK Tanjungbalai Kunjungi Kelurahan Pahang Terkait Program Aku Hatinya PKK

Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap penanaman pohon, rehabilitasi hutan akan dilaksanakan secara bertahap di lahan seluas 12,7 hektare dengan sistem tumpang sari. Metode ini diharapkan mampu menggabungkan kepentingan konservasi hutan dengan kebutuhan ekonomi masyarakat secara seimbang.

Selain itu, diluncurkan pula Program Ambil Bibit Gratis sebagai langkah mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan penanaman dan pemulihan hutan. Program ini terbuka bagi masyarakat yang ingin berkontribusi langsung dalam menjaga dan merawat lingkungan.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Pertanian menegaskan komitmen pemerintah untuk melakukan perbaikan terhadap lahan sawah yang terdampak bencana alam. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mempercepat pemulihan sektor pertanian serta menjaga ketahanan pangan nasional.

Wakil Menteri Pertanian menyampaikan bahwa perbaikan akan mencakup rehabilitasi sawah yang rusak, sekaligus pemberian bantuan berupa bibit pertanian dan perlengkapan pendukung bagi para petani terdampak. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu petani kembali berproduksi dalam waktu sesegera mungkin.

Melalui langkah ini, diharapkan para petani dapat kembali mengelola sawah secara produktif, sehingga aktivitas pertanian dapat pulih dan kesejahteraan petani tetap terjaga.

Baca Juga  Bupati dan Kapolres Batu Bara Hadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional Bersama Presiden RI Secara Virtual

Dalam kesempatan berdialog bersama ini, Bupati Batu Bara menyampaikan kepada Wamentan bahwa Kabupaten Batu Bara turut terdampak bencana alam yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Bencana tersebut mengakibatkan terendamnya lahan pertanian masyarakat, khususnya sektor pertanian pangan dan hortikultura.

Bupati menjelaskan bahwa sekitar 1.500 hektar lahan sawah milik petani terendam banjir. Selain itu, sekitar 500 hektar tanaman hortikultura cabai juga mengalami kerusakan akibat dampak bencana alam tersebut.

Sehubungan dengan kondisi tersebut, Bupati Batu Bara menyampaikan harapan agar segera dilakukan koordinasi lintas pihak guna menyalurkan bantuan kepada para petani terdampak. Bantuan yang dibutuhkan terutama berupa bibit pertanian, baik bibit padi maupun bibit hortikultura, agar petani dapat segera kembali beraktivitas dan memulihkan sektor pertanian di Kabupaten Batu Bara.

Sementara itu utusan khusus Presiden RI Prabowo Subianto Bidang Energi dan Iklim yang juga Ketua Dewan Pembina Gekira Hashim S. Djojohadikusumo mengatakan bahwa perubahan iklim telah meningkatkan intensitas dan frekuensi bencana alam, khususnya banjir, yang tidak dapat sepenuhnya dihindari.

Namun demikian, langkah antisipasi dan penanganan pascabencana menjadi kunci penting dalam meminimalkan dampak serta memulihkan kondisi lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Baca Juga  Hari ke-2 Idul Fitri, Pj. Bupati Batu Bara Hadiri Open House Gubsu

Dalam upaya menghadapi dampak pascabanjir, diperlukan strategi berkelanjutan yang tidak hanya berfokus pada penanganan darurat, tetapi juga pada pemulihan ekosistem. Salah satu langkah yang dinilai efektif adalah pelaksanaan reboisasi di wilayah terdampak dan daerah aliran sungai.

“Reboisasi dilakukan dengan sistem tumpang sari, yaitu penanaman tanaman kehutanan yang dikombinasikan dengan tanaman produktif,” ujar Hashim S. Djojohadikusumo.

Selain tanaman kayu sebagai penyangga lingkungan dan pengendali erosi, juga ditanam tanaman buah-buahan yang memiliki nilai ekonomi. Pola ini diharapkan mampu memberikan manfaat ganda, yakni menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui pendekatan ini, reboisasi tidak hanya berfungsi sebagai upaya pencegahan bencana di masa mendatang, tetapi juga menjadi solusi jangka panjang dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

Turut hadir Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution, Wakil Ketua Dewan Penasehat Koordinator Pelaksana Nurdin Tampubolon, Ketum PP Gekira Nikson Silalahi, Para Kader Gerindra Sumut, para Bupati wilayah Sumut, Para Forkopimda wilayah Sumut, jajaran Pemerintahan wilayah Sumut, dan
Jajaran Pemerintahan Kabupaten Batu Bara.

Penulis : Dani

Berita Terkait

Sekda DKI Lepas 228 Peserta Pesparawi Nasional XIV ke Papua Barat
Pemko Tanjung Balai Raih Penghargaan “Persentase Capaian Realisasi Investasi Terbesar Tahun 2025” Pada PIISU 2026
Bupati Batu Bara dan Pansus PAD Temui Kementerian ATR/BPN, Perjuangkan Hak Daerah atas Lahan PT Socfindo
Satres Narkoba Polres Batu Bara Ungkap Kasus Peredaran Narkotika, Amankan 3 Pelaku 
Fakfak Latih 90 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Pendataan Dimulai 15 Juni
Pemko Tanjung Balai Terima Piagam Penghargaan Dari Menteri Hukum RI Saat Peresmian Posbankum Se-Sumut
Pemko Tanjung Balai Hadiri Rapat Persiapan Neraca Penatagunaan Tanah (NPGT) Kecamatan WP3WT Provsu Tahun 2026
Bupati Batu Bara Pastikan Pelayanan Publik Makin Dekat Melalui Program BERLAYAR

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:25 WIB

Sekda DKI Lepas 228 Peserta Pesparawi Nasional XIV ke Papua Barat

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:03 WIB

Pemko Tanjung Balai Raih Penghargaan “Persentase Capaian Realisasi Investasi Terbesar Tahun 2025” Pada PIISU 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:53 WIB

Bupati Batu Bara dan Pansus PAD Temui Kementerian ATR/BPN, Perjuangkan Hak Daerah atas Lahan PT Socfindo

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:37 WIB

Satres Narkoba Polres Batu Bara Ungkap Kasus Peredaran Narkotika, Amankan 3 Pelaku 

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:30 WIB

Fakfak Latih 90 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Pendataan Dimulai 15 Juni

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page