Kepala KSOP Labuan Bajo: Hari Keempat Pencarian KM Putri Sahkina, Satu Korban Ditemukan Meninggal

- Penulis

Senin, 29 Desember 2025 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Labuan Bajo_NTT — Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, menyampaikan bahwa pada hari keempat operasi pencarian korban tenggelamnya KM Putri Sahkina, tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia.

Hal tersebut disampaikan Stephanus Risdiyanto dalam konferensi pers di Labuan Bajo, Senin (29/12/2025).
“Pada hari keempat pelaksanaan operasi SAR, satu korban ditemukan pada pukul 06.05 WITA dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Stephanus.

Korban ditemukan sekitar 1 nautical mile (NM) dari titik duga lokasi kejadian (Last Known Position/LKP). Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi ke Labuan Bajo dan dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi.

“Hasil identifikasi memastikan korban tersebut merupakan salah satu penumpang KM Putri Sahkina yang mengalami kecelakaan laut,” lanjutnya.

Tiga Korban Masih Dalam Pencarian

Dengan ditemukannya satu korban, hingga hari keempat operasi SAR, masih terdapat tiga korban yang belum ditemukan. Upaya pencarian terus dilakukan oleh tim SAR gabungan dari pagi hingga sore hari, namun hasil pencarian korban lainnya masih nihil.

Baca Juga  Peduli Sesama Insan Pers, PJID Batu Bara Beri Santunan Kepada Korban Kebakaran

Armada dan Upaya Pencarian

Stephanus menjelaskan, pada hari keempat pencarian, sebanyak 9 armada laut dikerahkan. Armada tersebut terdiri dari unsur:

1.Basarnas
2. TNI Angkatan Laut
3. KSOP Labuan Bajo
4. Kepolisian (Polairud)
5. Instansi kehutanan
6. Asosiasi pelayaran di Labuan Bajo
7. Potensi SAR lainnya
8. Dukungan masyarakat dan nelayan setempat

Selain penyisiran permukaan laut, tim juga melaksanakan dua kali penyelaman (sorti) yang dilakukan oleh PT Nusasar. Namun, penyelaman menghadapi hambatan akibat arus laut yang cukup kuat dan keterbatasan jarak pandang di bawah laut.

Penggunaan Teknologi SAR

Dalam operasi pencarian, KSOP Labuan Bajo telah berkoordinasi dengan berbagai potensi SAR untuk memaksimalkan penggunaan teknologi, antara lain:

1. ROV (Remotely Operated Vehicle) milik TNI AL dan Polairud
2. Side Scan Sonar (Kinsonar) untuk pemetaan bawah laut
3. Drone thermal udara untuk pemantauan dari udara

Namun, penggunaan ROV laut belum dilakukan karena kondisi arus laut yang dinilai berisiko terhadap keselamatan peralatan.

Baca Juga  Seorang Siswi Warga Suka Damai Tewas Alami Lakalantas di Sidodadi

“Kami mempertimbangkan keselamatan personel dan peralatan karena arus di lokasi cukup deras,” jelas Stephanus.

Radius dan Durasi Operasi SAR

Radius pencarian awal ditetapkan sejauh 5 hingga 6 NM, baik ke arah utara maupun selatan dari titik duga. Seiring perkembangan operasi, area pencarian diperluas hingga sekitar 10 NM, menyesuaikan kondisi arus dan cuaca.

Operasi SAR dilaksanakan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, dengan masa operasi 7 hari.

Terkait kemungkinan perpanjangan, Stephanus menyatakan bahwa evaluasi akan dilakukan setelah hari ketujuh operasi, termasuk mempertimbangkan permintaan dari pihak keluarga korban.

Peran Nelayan

KSOP Labuan Bajo juga memastikan bahwa nelayan setempat telah dilibatkan secara aktif dalam hal penyampaian informasi.

“Setiap nelayan yang memperoleh informasi atau menemukan tanda-tanda korban langsung menyampaikan kepada tim SAR,” ujarnya.

Namun demikian, belum ada rencana untuk melakukan mobilisasi nelayan secara resmi karena keterbatasan anggaran dan tim SAR yang ada masih dinilai mencukupi.

Baca Juga  Pasca Gempa Bumi Cianjur, Polsek Lima Puluh dan Masyarakat Sholat Ghaib

Kelayakan Kapal dan Cuaca

Menanggapi isu kelayakan kapal, Stephanus menegaskan bahwa KM Putri Sahkina dinyatakan laik laut dan telah menjalani pemeriksaan rutin. Pemeriksaan terakhir dilakukan pada 12 November 2025, dengan sertifikat diterbitkan pada 13 November 2025 di Labuan Bajo.

Pemeriksaan meliputi:
1. Lambung dan struktur kapal
2. Mesin dan sistem navigasi
3. Radio komunikasi
4. Pengawakan kapal
5. Alat keselamatan (life-saving appliances)

Terkait cuaca, sebelum keberangkatan kapal pada 25 Desember 2025, perkiraan cuaca BMKG menunjukkan tinggi gelombang 0–0,5 meter, sehingga Surat Persetujuan Berlayar (SPB) diterbitkan.

Meski terdapat Notice to Mariners untuk periode 22–28 Desember 2025 terkait potensi gelombang tinggi di wilayah NTT, Stephanus menegaskan bahwa edaran tersebut bersifat umum dan data spesifik perairan Labuan Bajo saat itu masih dinilai aman.

Data Kapal Masih Dalam Pemeriksaan

KSOP Labuan Bajo memastikan bahwa data kepemilikan kapal tersedia dan lengkap, namun saat ini masih dalam proses pemeriksaan lanjutan sehingga belum dapat dipublikasikan.

Penulis : Ricky

Berita Terkait

Tabrak Lari di Jalinsum Sei Balai, Seorang Pengendara Motor Meninggal Ditempat 
Api Hanguskan Rumah di Datuk Lima Puluh, Bupati Salurkan Bantuan Lewat BPBD Batu Bara
Amuk Massa Sadis: Remaja Tangsel Babak Belur Dipukul Kerumunan, Satu Tewas di Tempat!
Pria 25 Tahun di Ciputat Diduga Akhiri Hidup, Keluarga Tolak Autopsi
Tragis, Pria Warga Tanjung Tiram Ditemukan Meninggal di Rumahnya
Sepeda Motor Tabrak Bak Samping Truk Colt Diesel di Lubuk Cuik Batu Bara, Pengendara Luka Berat 
Satu Unit Rumah Permanen di Kecamatan Talawi Terbakar 
Tokoh Masyarakat Fakfak Tengah, Maximus Tanggahma, Wafat di RSUD Fakfak

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:11 WIB

Tabrak Lari di Jalinsum Sei Balai, Seorang Pengendara Motor Meninggal Ditempat 

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:00 WIB

Api Hanguskan Rumah di Datuk Lima Puluh, Bupati Salurkan Bantuan Lewat BPBD Batu Bara

Kamis, 30 April 2026 - 21:51 WIB

Amuk Massa Sadis: Remaja Tangsel Babak Belur Dipukul Kerumunan, Satu Tewas di Tempat!

Senin, 20 April 2026 - 21:21 WIB

Pria 25 Tahun di Ciputat Diduga Akhiri Hidup, Keluarga Tolak Autopsi

Jumat, 17 April 2026 - 10:42 WIB

Tragis, Pria Warga Tanjung Tiram Ditemukan Meninggal di Rumahnya

Berita Terbaru

Organisasi

A.H. Bimo Terpilih Ketum KBPP Polri,Periode 2026-2031

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:07 WIB

DPRD Murung Raya

Waket I DPRD Dukung Operasional SPPG Polri untuk Sukseskan Program MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:30 WIB

You cannot copy content of this page