Agus Flores: Data Era Jokowi Sudah di Tangan Presiden Prabowo — IMIP Harus Dibongkar, Tak Ada Lagi Tempat Bersembunyi

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta — Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW-FRN) yang juga dikenal sebagai Counter Polri, Agus Flores, kembali mengeluarkan pernyataan keras terkait polemik besar yang tengah memanas di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP),Rabu 26 November 2025

Ia menegaskan bahwa seluruh data terkait dugaan pelanggaran berat di kawasan tersebut yang ia kumpulkan sejak era Presiden Joko Widodo, kini telah berada di tangan Presiden Prabowo Subianto.

Agus mengatakan, persoalan IMIP sejak awal bukanlah perkara sederhana yang cukup ditangani dengan pendekatan penegakan hukum biasa.

“Saya sudah bilang ke Pak Jokowi: jangan turunkan Polisi dulu. Biar PKH yang turun. Persoalan ini levelnya bukan operasi biasa, ini ujian apakah negara benar-benar berani bersih-bersih,” tegasnya.

Baca Juga  Bareskrim Polri Mulai Bersih-Bersih Narkoba di Bali, Begini Tanggapan Ketum PW-FRN Counter Polri Agus Flores!

Menurut Agus, selama bertahun-tahun banyak pihak dianggap bersembunyi di balik kekuatan modal, jaringan bisnis raksasa, dan pengaruh politik. Namun situasi kini disebut memasuki babak baru setelah data-data penting berada di level tertinggi pengambil kebijakan negara.

“Dengan data itu sudah di meja Presiden Prabowo, jangan mimpi kalian bisa sembunyi. IMIP harus dibongkar sampai akar-akarnya,” ujarnya.

Agus juga menyoroti kemunculan berbagai narasi serangan terhadap aparat kepolisian di media sosial yang menurutnya merupakan tanda ketakutan pihak-pihak tertentu.

“Medsos ribut menyerang Polisi itu biasa. Itu suara kelompok yang gelisah, kelompok yang selama ini hidup di area abu-abu. Mereka mencoba mengaburkan fakta, tapi negara tidak boleh tunduk pada permainan mereka,” katanya.

Baca Juga  Silahturahmi Ketua Kwarda Kalteng dengan Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Murung Raya

Di akhir pernyataannya, Agus Flores mendesak penegak hukum dan pemerintah untuk bertindak tegas tanpa pandang bulu.

“Kalau negara mau bersih, bongkar IMIP sampai selesai. Jangan ada yang dilindungi. Saya sudah serahkan datanya, tinggal keberanian negara mengeksekusi,” tutupnya.

Polemik IMIP kini menjadi sorotan publik nasional, dan pernyataan keras ini diprediksi akan memicu dinamika baru dalam proses penegakan hukum serta pembenahan tata kelola industri strategis di Indonesia.

 

Penulis : TempoTimur/FRN/Ham

Berita Terkait

Grib Jaya Klaim Siapkan 3.000 Anggota untuk Jaga Stabilitas Jakarta
Warga Cirendeu dan Rempoa Meriahkan Karnaval HUT RI ke-81
Bapera Medang Deras dan Mahasiswa KKN Al-Azhar Bersihkan Jalan dan Gorong-Gorong
KNPI Papua Barat Gelar Renungan Malam dan Kibarkan 1.000 Bendera Merah Putih
Subari: Kemerdekaan Pers Adalah Bagian dari Kemerdekaan RI
Catatan Rp391 Juta di Sekolah Muhammadiyah Tanjung Tiram, DIKDASMEN Minta Klarifikasi
Penanaman Tanaman Pohon Pelindung MPW PP Sumatera Utara, Ijeck Ajak Jaga Lingkungan dan Perkuat Kader dengan Pelatihan SAR
Kapolres Batu Bara Gaet Tokoh Adat: Selamatkan Anak dari Narkoba, Patroli Malam dan Jam Malam untuk Remaja Didorong

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Grib Jaya Klaim Siapkan 3.000 Anggota untuk Jaga Stabilitas Jakarta

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:46 WIB

Warga Cirendeu dan Rempoa Meriahkan Karnaval HUT RI ke-81

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:02 WIB

Bapera Medang Deras dan Mahasiswa KKN Al-Azhar Bersihkan Jalan dan Gorong-Gorong

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:46 WIB

KNPI Papua Barat Gelar Renungan Malam dan Kibarkan 1.000 Bendera Merah Putih

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:03 WIB

Subari: Kemerdekaan Pers Adalah Bagian dari Kemerdekaan RI

Berita Terbaru

DPRD Murung Raya

Rumiadi: Selter Sekda Murung Raya Harus Hasilkan Figur Terbaik

Rabu, 2 Sep 2026 - 01:15 WIB

You cannot copy content of this page