Pemprov Papua Barat Tangani Abrasi Pantai Maruni Secara Bertahap Sejak 2023

- Penulis

Rabu, 12 November 2025 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Manokwari, TempoTimur.com — Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus melaksanakan penanganan pengamanan Pantai Maruni, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari, dari ancaman abrasi pantai. Pekerjaan tersebut telah dilakukan secara bertahap sejak tahun anggaran 2023 dan berlanjut hingga 2025.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Papua Barat, Gerson Saiba, ST, menjelaskan bahwa pada tahun anggaran 2025, pembangunan pengamanan pantai sepanjang 510 meter telah rampung dikerjakan.

“Sesuai perencanaan awal dan dengan keterbatasan anggaran, penanganan abrasi Pantai Maruni telah dilaksanakan sejak tahun 2023, dilanjutkan pada 2024, dan tahun ini diselesaikan sepanjang 510 meter,” ujar Gerson di Manokwari, Rabu (12/11/2025).

Baca Juga  Pemprov Papua Barat Sambut Kunjungan Konselor Kedutaan Australia, Perkuat Kolaborasi Pembangunan Inklusif

Menurut Gerson, penanganan abrasi ini mendapatkan alokasi anggaran dari APBD Provinsi Papua Barat masing-masing sebesar Rp14 miliar pada 2023, Rp7,4 miliar pada 2024, dan Rp9,7 miliar pada 2025.

Ia menambahkan, masyarakat yang tinggal di sepanjang Pantai Maruni menyampaikan aspirasi agar program pengamanan pantai tetap dilanjutkan pada tahun anggaran 2026, mengingat ombak besar sering mengancam badan jalan Trans Papua Barat dan permukiman warga.

“Masyarakat berharap agar pekerjaan pengamanan pantai diteruskan hingga area Pura sampai Kampung Maruni, karena abrasi sudah meresahkan warga,” jelas Gerson.

Melihat kondisi tersebut, Gerson berharap dukungan dari Kepala Dinas PUPR Papua Barat yang baru untuk memberikan perhatian serius terhadap pengalokasian anggaran di Bidang SDA.

Baca Juga  Pasca Libur Lebaran, Kehadiran ASN Pemko Tanjungbalai Capai 98 Persen

“Dengan dukungan anggaran yang memadai, kami menargetkan penanganan abrasi pantai di Maruni, Pasir Putih, Petrus Kafiar, Amban, Pami, hingga Wosi dapat dilakukan lebih maksimal, dengan panjang pengerjaan 300 hingga 500 meter setiap tahun,” tambahnya.

Selain penanganan abrasi, Bidang SDA PUPR Papua Barat juga menangani normalisasi sungai, pembangunan irigasi, dan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah yang sulit sumber air.

“Kami berharap ke depan ada pemerataan anggaran antarbidang agar semua program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat bisa berjalan optimal,” tutup Gerson.

 

Penulis : Amatus Rahakbauw

Berita Terkait

INALUM Kembangkan Inovasi Teknologi untuk Tingkatkan Efisiensi Produksi Aluminium
Pemkab Murung Raya Gelar Bimtek KLHS Perubahan RPJMD 2025–2029, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan
Lomba Inovasi APE, Pemkab Murung Raya Dorong Kreativitas Guru PAUD
Kapolres Batu Bara Bersama Ketua Bhayangkari Salurkan Bantuan kepada Korban Angin Kencang
Pemkab Murung Raya Gelar Diklat SPM, Tingkatkan Kompetensi Aparatur Daerah
Bapas Fakfak Perkuat Pembimbingan, Siapkan Klien Pemasyarakatan Kembali ke Masyarakat
Pemkab Murung Raya Gandeng Bank Kalteng, UMKM Dapat Subsidi Suku Bunga Kredit
Bapas Fakfak Perkuat Pemahaman HAM bagi Klien Pemasyarakatan dan Keluarga

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:38 WIB

INALUM Kembangkan Inovasi Teknologi untuk Tingkatkan Efisiensi Produksi Aluminium

Kamis, 5 November 2026 - 18:51 WIB

Pemkab Murung Raya Gelar Bimtek KLHS Perubahan RPJMD 2025–2029, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 5 November 2026 - 15:39 WIB

Lomba Inovasi APE, Pemkab Murung Raya Dorong Kreativitas Guru PAUD

Kamis, 5 November 2026 - 14:35 WIB

Kapolres Batu Bara Bersama Ketua Bhayangkari Salurkan Bantuan kepada Korban Angin Kencang

Kamis, 5 November 2026 - 12:31 WIB

Bapas Fakfak Perkuat Pembimbingan, Siapkan Klien Pemasyarakatan Kembali ke Masyarakat

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page