PWI Papua Barat Tolak Aksi Atas Nama Jurnalis Desak Pergantian Bendahara Setda

- Penulis

Jumat, 7 November 2025 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

MANOKWARI — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Papua Barat menolak dan menyayangkan pernyataan yang mengatasnamakan jurnalis untuk melakukan aksi demonstrasi di Kantor Gubernur Papua Barat guna mendesak pergantian Bendahara Sekretariat Daerah (Setda) Papua Barat.

Pernyataan terkait rencana aksi tersebut sebelumnya disampaikan oleh Ketua DPW Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Papua Barat. PWI menilai langkah itu tidak mencerminkan prinsip profesionalisme pers dan berpotensi mencederai marwah profesi wartawan.

Wakil Ketua PWI Papua Barat, Gustavo R. Wanma, menegaskan bahwa profesi jurnalis tidak boleh dijadikan alat untuk menekan pemerintah, terlebih jika menyangkut urusan internal birokrasi yang bukan merupakan kepentingan publik.

“Mengancam melakukan aksi atas nama jurnalis untuk memaksa pergantian pejabat pemerintah adalah tindakan yang melanggar kode etik dan mencoreng nama baik profesi jurnalis,” tegas Gustavo di Manokwari, Kamis (—tanggal dapat disesuaikan—).

Baca Juga  Hadiri Pelantikan Pj Bupati Bara Bara, Bapera Siap Mengawal dan Bersinergi

Menurut Gustavo, penggunaan frasa “kami bersama rekan-rekan jurnalis akan menggelar aksi” merupakan bentuk penyalahgunaan identitas profesi. Tindakan itu, lanjutnya, dapat menimbulkan persepsi negatif bahwa jurnalis tunduk pada kepentingan kelompok atau individu tertentu, bukan pada prinsip kerja jurnalistik yang independen dan berimbang.

Gustavo menegaskan, jurnalis wajib menjunjung tinggi independensi, netralitas, dan kepentingan publik, serta dilarang terlibat dalam aksi yang memiliki tujuan politik atau kepentingan pribadi.

“Hal seperti itu keluar dari fungsi pers sebagai pilar demokrasi dan pengawas kebijakan publik, bukan sebagai aktor tekanan terhadap birokrasi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa seluruh organisasi profesi pers harus berpegang pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ), Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, serta mengutamakan kepentingan publik dalam setiap kegiatan jurnalistik.

Baca Juga  Ketum PW-FRN Apresiasi Polri Dalam Mendukung Ketahanan Pangan dan SPPG

Gustavo menilai, tindakan menggerakkan jurnalis untuk kegiatan non-jurnalistik berisiko menurunkan kepercayaan publik terhadap media dan membuka peluang intervensi atau politisasi profesi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Tidak benar mencantumkan dalam narasi berita ajakan aksi oleh rekan-rekan jurnalis, karena kalimat seperti itu mencederai profesi kami,” sesalnya.

 

Penulis : Amatus Rahakbauw

Berita Terkait

Ketua Bapera Batu Bara Kritik Keras Pemerintah Terkait Infrastruktur Jalan Dan Pendidikan 
Hercules Dukung Sholawat Akbar HUT Bhayangkara ke-80 di Banyuwangi, Titip Pesan Doakan Presiden
Ketum PW-FRN Counter Polri Undang Kakorlantas Sholawat Akbar Peringati Hari Bhayangkara ke-80 
Lantik Kepengurusan JMSI Aceh 2025-2030, Hendri Ch Bangun : Konstituen Dewan Pers paling rapi
Rudi Purnomo Nahkodai Sekretariat PWI Batu Bara, Pleno Bahas Agenda Organisasi
JMSI Sumut Dukung Langkah Tegas Polrestabes Medan Berantas Kejahatan
Agus Flores: FR dan FRN Akan Perkuat Organisasi dengan Ahli ITE
Rahudman Harahap Ingatkan Pengcab JMSI Batu Bara Junjung Profesionalisme dan Integritas

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 00:42 WIB

Ketua Bapera Batu Bara Kritik Keras Pemerintah Terkait Infrastruktur Jalan Dan Pendidikan 

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:56 WIB

Hercules Dukung Sholawat Akbar HUT Bhayangkara ke-80 di Banyuwangi, Titip Pesan Doakan Presiden

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:16 WIB

Ketum PW-FRN Counter Polri Undang Kakorlantas Sholawat Akbar Peringati Hari Bhayangkara ke-80 

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:18 WIB

Lantik Kepengurusan JMSI Aceh 2025-2030, Hendri Ch Bangun : Konstituen Dewan Pers paling rapi

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:24 WIB

Rudi Purnomo Nahkodai Sekretariat PWI Batu Bara, Pleno Bahas Agenda Organisasi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page