BATU BARA — Suasana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku mendadak tegang pada Jumat malam (7/11). Petugas gabungan dari jajaran keamanan melakukan penggeledahan mendadak ke sejumlah kamar hunian warga binaan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat keamanan dan menekan peredaran barang terlarang di dalam lapas.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka KPLP) Ziko Lukita, didampingi Pembina Keamanan Pemasyarakatan Muda Wilman Marbun, serta diikuti oleh staf KPLP, staf Kamtib, dan regu pengamanan.
Sebelum razia dimulai, Ka KPLP Ziko Lukita memberikan arahan tegas namun humanis kepada tim agar bekerja secara profesional.
“Lakukan pemeriksaan secara teliti dan tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Pastikan tidak ada barang terlarang yang lolos dari pantauan,” ujarnya.
Dengan perlengkapan pemeriksaan lengkap, tim menyisir setiap sudut kamar hunian — mulai dari tempat tidur, lemari, hingga titik-titik tersembunyi yang berpotensi menjadi tempat penyimpanan benda berbahaya.
Menariknya, dari hasil penggeledahan tidak ditemukan satu pun barang terlarang seperti narkoba, handphone, maupun senjata tajam. Semua berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa menimbulkan ketegangan di antara warga binaan.
Ka KPLP Ziko Lukita menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran yang terlibat.
“Kedisiplinan dan kerja sama seluruh petugas sangat luar biasa. Ini bukti bahwa pengawasan dan pengendalian di Lapas Labuhan Ruku terus berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan di dalam lapas.
Langkah tegas namun humanis dari petugas Lapas Labuhan Ruku ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Upaya berkelanjutan seperti ini dinilai penting untuk memastikan lapas benar-benar menjadi tempat pembinaan, bukan peredaran barang terlarang.






















