FAKFAK — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Fakfak terus memperkuat sistem pelayanan dan peningkatan mutu kesehatan masyarakat. Pelayanan rawat jalan (RJ) dan rawat inap (RI) saat ini berjalan baik dengan dukungan sarana prasarana yang memadai serta sumber daya manusia (SDM) yang telah disesuaikan dengan standar rumah sakit tipe C berdasarkan petunjuk Kementerian Kesehatan RI.ujar Direktur RSUD Fakfak, Farid Fauzan Mahubessy, S.Kep., MARS, saat dikonfirmasi Jurnalis Tempo.Timur. com diruang kerja Kamis sore (16/10/2025),pukul 16.51 WIT mengatakan.
RSUD Fakfak saat ini memiliki empat dokter spesialis dasar, yaitu penyakit dalam, bedah, kebidanan dan kandungan (obgin), serta anak. Selain itu, tersedia juga dokter spesialis penunjang seperti radiologi, patologi klinik, anastesi, dan konsultan gigi anak.
Untuk memperluas layanan, rumah sakit sedang mempersiapkan penambahan dokter spesialis THT, serta merekrut dokter spesialis rehabilitasi medik dan spesialis mata.
Direktur RSUD Fakfak menyatakan bahwa pelayanan dilakukan sesuai dengan Standar Prosedur Operasional (SPO) yang telah distandardisasi dan ditandatangani oleh direktur. Penilaian mutu layanan juga dilakukan secara rutin oleh tim penyelenggara mutu rumah sakit guna memastikan keselamatan pasien.
Selain itu, inovasi pelayanan terus dikembangkan, di antaranya pembentukan Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP) yang melibatkan kerja sama antara Dinas Sosial, Dinas Dukcapil, dan RSUD Fakfak. Rumah sakit juga membuka layanan tumbuh kembang anak dan psikologi, sementara layanan unggulan saat ini adalah CT Scan. Pada November mendatang, RSUD Fakfak akan menerima tambahan alat kesehatan Mamografi dari program SHIREN Kemenkes.
Total tenaga yang bekerja di RSUD Fakfak saat ini mencapai 526 orang, terdiri dari dokter, perawat, bidan, tenaga penunjang medis, dan staf administrasi.
Program pelatihan dan peningkatan kapasitas SDM terus berjalan, baik melalui pelatihan internal di lingkungan RS maupun kerja sama dengan narasumber eksternal. Meski terkendala pembiayaan untuk pelatihan di luar daerah, manajemen tetap berupaya meningkatkan keterampilan dan pengetahuan tenaga kesehatan melalui Diklat dan pelatihan berkala.
RSUD Fakfak juga rutin membuka open recruitment untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis sesuai perkembangan pelayanan.
Secara umum, kondisi sarana dan prasarana RSUD Fakfak dinilai baik. Rumah sakit telah memiliki fasilitas radiologi, farmasi, laboratorium, ICU, serta ruang operasi yang berfungsi dengan baik.
Kesiapsiagaan dalam menghadapi keadaan darurat juga menjadi perhatian. SDM rumah sakit telah dilatih dan tersertifikasi untuk penanganan wabah atau bencana, sehingga siap diterjunkan kapan pun dibutuhkan.
Pelayanan pasien BPJS Kesehatan di RSUD Fakfak mencapai sekitar 90% dari total kunjungan dan berjalan dengan baik, begitu pula dengan pasien umum. Hingga kini tidak ada kendala terkait klaim dan pembiayaan melalui sistem BPJS.
Selain itu, rumah sakit juga melaksanakan Program Pelayanan Kesehatan Gratis (PKG) bagi masyarakat tidak mampu, yang merupakan turunan dari program Bupati dan Wakil Bupati Fakfak.
RSUD Fakfak aktif mendukung berbagai program nasional seperti penurunan stunting, imunisasi, serta pencegahan TBC dan HIV/AIDS.
Dalam pelaksanaannya, rumah sakit menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, antara lain:
Polri, dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas,
TNI/POM, untuk pengamanan rumah sakit,
Lembaga keagamaan, dalam pelayanan kerohanian pasien, serta
Dukcapil, Dinsos, dan lembaga sosial lainnya, dalam layanan terpadu masyarakat.
Manajemen RSUD Fakfak mengakui bahwa tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah efisiensi anggaran. Namun, rumah sakit tetap berkomitmen memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat.
Rencana pengembangan jangka pendek meliputi:
pembukaan layanan mamografi,
layanan isolasi terpusat,
poli tumbuh kembang dan psikologi,
penyelesaian pembangunan gedung NICU, ICU, KRIs, dan VIP lantai 1.
Sementara rencana jangka panjang difokuskan pada pembangunan ruang Catlab, ruang CT Scan, dan gedung PICU yang bersumber dari dana DAK tahun 2025.
Sebagai bentuk peningkatan kepuasan pasien, RSUD Fakfak secara rutin membagikan kuesioner kepuasan masyarakat, membuka loket pengaduan informasi, serta menyediakan ruang komplain publik. Setiap masukan dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki layanan.
“Semua upaya yang dilakukan RSUD Fakfak bermuara pada pelayanan prima bagi masyarakat,” ujar pihak manajemen rumah sakit.
Penulis : Amatus Rahakbauw






















