Wamendagri Bima Arya Dorong Pemda Kreatif Tingkatkan PAD

- Penulis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MAKASSAR —  Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong pemerintah daerah (Pemda) untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara kreatif tanpa memberatkan masyarakat. Hal ini disampaikan Bima saat memberikan pengarahan dalam Rapat Koordinasi Pemerintahan dan Dialog Kebangsaan di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Kota Makassar, Jumat (10/10/2025).

Bima menjelaskan, dinamika Transfer ke Daerah (TKD) perlu dijawab dengan langkah inovatif dan kolaboratif. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan potensi lokal untuk memperkuat PAD. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus berupaya menjembatani akses daerah terhadap berbagai program pusat, sekaligus mendorong Pemda berkolaborasi dengan unsur Pentahelix guna membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“[Pemda] bisa menjemput peluang-peluang lain, peluang-peluang lain selain pajak. Tadi makanya penekanannya adalah Pendapatan Asli Daerah yang tidak memberatkan. Artinya selain pajak, apa saja. Nah, dilihat lokalnya seperti apa. Seperti [Kabupaten] Sidrap, misalnya, kan kuatnya di pangan gitu ya, dan [daerah] lain-lain itu punya kekhasan,” katanya.

Baca Juga  Mengidap Penyakit Lever Menahun Amat Basrah Harapkan Uluran Tangan

Bima menekankan pentingnya Pemda untuk menyisir berbagai program peningkatan ekonomi yang disesuaikan dengan karakteristik daerah masing-masing. Ia mencontohkan, kawasan kampung nelayan, misalnya, dapat dikembangkan menjadi destinasi pariwisata atau pusat ekonomi kreatif. Selain menggali potensi lokal, Bima meminta Pemda meninjau kembali pos-pos belanja yang masih bisa dihemat.

“Kami masih menekankan kepada pemerintah daerah untuk fokus pada efisiensi pos-pos yang memang masih bisa dihemat. Itu tolong disisir lagi, sekali lagi semuanya, seperti perjalanan dinas, makan-minum, dan lain-lain,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Bima, Kemendagri ingin memastikan Standar Pelayanan Minimal (SPM) tetap terpenuhi. Ia juga menekankan pentingnya memastikan bahwa dana untuk pemenuhan SPM digunakan secara efisien, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan daerah. Oleh karena itu, kepala daerah diminta turun langsung melakukan peninjauan bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan bagian keuangan.

Baca Juga  Bupati Heriyus Resmikan Gedung Baru RSUD Puruk Cahu, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

“Kami menangkap tadi semangat dari teman-teman daerah sebetulnya kan selaras ya. Selaras, lebih sinkron dengan kebijakan pusat dan mendukung program-program pusat, termasuk efisiensi dan lain-lain,” ungkapnya.

Bima menambahkan, ke depan komunikasi antara Pemda, asosiasi wali kota, bupati, dan gubernur, dengan Kemendagri serta Kementerian Keuangan akan diperkuat. Langkah ini untuk memastikan pelayanan publik tetap optimal sekaligus membuka ruang lebih luas bagi inovasi daerah.

“Kita dorong untuk berinovasi, tapi inovasi kan enggak bisa sendiri. Inovasi harus didukung oleh kampus, didukung juga oleh sektor swasta. Ya bisa juga kemudian bermitra dengan lembaga yang bisa memberikan modal,” terangnya.

Di sisi lain, Bima menekankan pentingnya meningkatkan realisasi belanja pemerintah (government spending) agar lebih optimal dibandingkan tahun sebelumnya. Langkah ini, katanya, diperlukan untuk memperkuat perputaran uang dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. “Jadi supaya perputaran uangnya lebih kuat lagi, kita dorong government spending,” tandasnya.

Baca Juga  Wakil Ketua 1 DPRD Mengatakan, Semangat Peserta Jadi Kunci Kemenangan Kontingen Murung Raya di FBIM 2025

Turut hadir dalam forum itu di antaranya Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman, serta sejumlah bupati dan wali kota di wilayah Sulawesi.

 

Sumber Berita : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Di Bawah Langit Merdey: Ketika Sepiring Nasi Menjadi Doa yang Tak Pernah Selesai
Beny Siswanto Ajak Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Bermutu di Hardiknas 2026
Johansyah Ajak Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Bermutu di Hardiknas 2026
Wakil Ketua DPRD Murung Raya Ucapkan Selamat Hardiknas 2026, Tekankan Pendidikan Bermutu untuk Semua
DPRD Murung Raya Bebie Ucapkan Selamat Hardiknas 2026, Tekankan Pendidikan Bermutu untuk Semua
Sapa 400 Ribu Buruh di Monas, Presiden Prabowo: ‘Saya Bersumpah Berjuang untuk Rakyat’
Beny Siswanto Puji Profesionalisme Polres Barito Utara Pasca Penangkapan Tersangka Keempat Pembunuhan di Desa Benangin II
Bupati Barito Utara: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Otonomi Daerah

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:38 WIB

Di Bawah Langit Merdey: Ketika Sepiring Nasi Menjadi Doa yang Tak Pernah Selesai

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:34 WIB

Beny Siswanto Ajak Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Bermutu di Hardiknas 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:27 WIB

Johansyah Ajak Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Bermutu di Hardiknas 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:24 WIB

Wakil Ketua DPRD Murung Raya Ucapkan Selamat Hardiknas 2026, Tekankan Pendidikan Bermutu untuk Semua

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:22 WIB

DPRD Murung Raya Bebie Ucapkan Selamat Hardiknas 2026, Tekankan Pendidikan Bermutu untuk Semua

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page