Perwakilan Brimob Jemmy Temui Massa, Janji Proses Oknum dalam Insiden Tabrak Ojol

- Penulis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Asahan — Aksi ratusan pengemudi ojek online berlangsung ricuh setelah muncul kabar seorang rekan mereka menjadi korban tabrak lari yang diduga dilakukan oknum anggota Brimob. Massa bergerak beramai-ramai dengan membawa spanduk dan poster tuntutan. Mereka berorasi lantang, menuntut agar institusi tidak menutup-nutupi kasus ini dan menegakkan hukum secara adil.

Situasi sempat memanas, dengan massa mendesak pihak Brimob keluar memberikan penjelasan. Sejumlah perwakilan ojol menyampaikan bahwa aksi ini bukan hanya sekadar solidaritas, tetapi juga bentuk kekecewaan terhadap aparat yang seharusnya melindungi masyarakat.

Ketegangan sedikit mereda ketika Ipda Jemmy, perwakilan dari Brimob, akhirnya keluar menemui massa. Dengan menggunakan pengeras suara, Jemmy menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di hadapan para pengemudi ojek online yang sejak siang bertahan di depan pintu masuk.

Baca Juga  Dewan Pers Apresiasi Kinerja Divhumas Polri yang Memudahkan Jurnalis Peroleh Informasi

“Atas nama institusi, kami meminta maaf atas kejadian ini. Brimob akan bertanggung jawab penuh dan memastikan oknum yang bersalah diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Jemmy disambut sorakan massa.

Ia menambahkan bahwa kasus ini tidak akan ditutup-tutupi, dan pihaknya berkomitmen untuk bersikap transparan dalam penanganan. “Tidak ada yang kebal hukum. Kami pastikan prosesnya akan berjalan sesuai aturan,” lanjut Jemmy.

Pernyataan itu membuat sebagian massa mengendurkan aksi, meski sebagian lainnya masih bersuara lantang agar janji itu benar-benar ditepati. Koordinator aksi menegaskan bahwa para pengemudi ojol akan terus mengawal proses hukum agar tidak berhenti di tengah jalan.

“Kami datang bukan untuk membuat keributan, tapi untuk menuntut keadilan bagi rekan kami. Jangan sampai ada lagi korban dari kesewenang-wenangan aparat,” ujar salah satu orator aksi.

Baca Juga  STOP PERS Wartawan Tempo Timur

Setelah berjam-jam melakukan aksi, massa baru mulai membubarkan diri pada malam hari. Mereka menegaskan akan kembali turun ke jalan jika tidak ada perkembangan yang jelas dalam penanganan kasus tersebut dalam waktu dekat.

Penulis : Dhanu

Berita Terkait

PERKUAT STRUKTUR DAN KINERJA ORGANISASI, DPW PWDPI JAWA TENGAH GELAR RAKOR BAHAS PERSIAPAN PELANTIKAN PENGURUS BARU
Menteri PU Tantang Publik Buktikan Hubungan Kekerabatan dengan Komisaris PT PP, Siapkan Hadiah Umrah
Kemendikdasmen Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Dorong Pembelajaran Lebih Fokus dan Sehat
Ketua Dekranasda Batu Bara Hadiri Puncak Peringatan HUT ke-46 Dekranas di Makassar
Ketum PWDPI Berikan Dukungan Penuh Kepada Ketua Dewan Pembina : Pilihan Dang Ike Bukti Kerendahan Hati Dan Totalitas Mengabdi
Empat Tahun Terakhir, Ketua Umum PW-FRN Sebut Kepercayaan Publik terhadap Polri Terus Meningkat
Wakil Ketua Dekranasda Papua Barat Hadiri Puncak HUT Dekranas ke-46 di Makassar
KETUA PWDPI KEPRI : DIDUGA ADA SKEMA KRIMINALISASI AGAR LAHAN BISA DIKUASAI

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:17 WIB

PERKUAT STRUKTUR DAN KINERJA ORGANISASI, DPW PWDPI JAWA TENGAH GELAR RAKOR BAHAS PERSIAPAN PELANTIKAN PENGURUS BARU

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:51 WIB

Menteri PU Tantang Publik Buktikan Hubungan Kekerabatan dengan Komisaris PT PP, Siapkan Hadiah Umrah

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:40 WIB

Kemendikdasmen Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Dorong Pembelajaran Lebih Fokus dan Sehat

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:18 WIB

Ketua Dekranasda Batu Bara Hadiri Puncak Peringatan HUT ke-46 Dekranas di Makassar

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:14 WIB

Ketum PWDPI Berikan Dukungan Penuh Kepada Ketua Dewan Pembina : Pilihan Dang Ike Bukti Kerendahan Hati Dan Totalitas Mengabdi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page