Peduli Warga Binaan, Lapas Labuhan Ruku Jalin Kerjasama dengan Fokus Rehabilitasi Narkotika

- Penulis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Batu Bara — Lapas Labuhan Ruku terus memperkuat langkah nyata dalam upaya pembinaan dan pemulihan warga binaan, khususnya yang terjerat kasus penyalahgunaan narkotika. Bertempat di Aula Lapas Labuhan Ruku, digelar kegiatan penandatanganan kerja sama dengan Fokus Rehabilitasi Narkotika Indonesia, Selasa (26/8)

Acara ini dihadiri oleh Kalapas Labuhan Ruku Soetopo Berutu, Direktur Fokus Rehabilitasi Narkotika Indonesia Mifta Fariz, pejabat struktural, serta para konselor yang akan terlibat dalam program rehabilitasi.

Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia oleh Kasi Binadik, Benny Simamora. Dalam laporannya, Benny menyampaikan bahwa kerja sama ini akan difokuskan pada upaya konseling intensif bagi warga binaan pengguna narkotika. Tujuannya adalah untuk memberikan pendampingan mental, emosional, dan psikologis agar mereka mampu terbebas dari ketergantungan serta siap kembali ke masyarakat dengan kehidupan yang lebih baik.

Baca Juga  Malam Takbiran Iduladha di Fakfak, H. Mustaqfirin Ajak Umat Tanamkan Jiwa Berkorban

Direktur Fokus Rehabilitasi Narkotika Indonesia, Mifta Fariz, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas langkah Lapas Labuhan Ruku yang berkomitmen menjalankan program rehabilitasi. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya penting bagi warga binaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama menekan angka penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Ia menegaskan bahwa konseling menjadi metode efektif dalam mendampingi korban penyalahgunaan narkotika agar menemukan motivasi dan harapan baru.

“Rehabilitasi bukan sekadar proses pemulihan, tetapi juga sebuah perjalanan membangun kembali kepercayaan diri dan masa depan yang lebih baik. Kami siap bersinergi dengan Lapas Labuhan Ruku dalam mendukung program ini,” ujar Mifta Fariz.

Sementara itu, Kalapas Labuhan Ruku Soetopo Berutu dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan rehabilitasi ini merupakan wujud nyata kepedulian negara terhadap warga binaan. Ia berharap, dengan adanya konseling yang berkelanjutan, para peserta mampu melepaskan diri dari lingkaran narkoba dan memulai hidup yang lebih sehat, produktif, serta bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat.

Baca Juga  Lapas Labuhan Ruku Buka 30 Unit Wartelsuspas Baru

Pada kesempatan yang sama, Kalapas Soetopo Berutu secara resmi membuka kegiatan rehabilitasi narkotika di Lapas Labuhan Ruku. Dengan dimulainya program ini, diharapkan lahir warga binaan yang lebih kuat, berkarakter, dan siap menjalani kehidupan bebas narkoba setelah kembali ke tengah masyarakat.

Penulis : Red/Tim Tempotimur

Berita Terkait

Komisi III DPRD Murung Raya Apresiasi Gerakan Pangan Murah, Dinilai Efektif Jaga Stabilitas Harga
Gubernur Papua Barat Hadiri Dialog Politik dan Keamanan Bersama Menko Polkam di Jakarta
Kanwil Ditjenpas Sumut Gelar Pelatihan Calon Asesor di Lapas Labuhan Ruku
Bendum Gerindra Sumut dan CEO Sumut24 Dorong Gagasan KOMID Dukung Prabowo
Jalan Fakfak–Kokas Rawan, Distrik Kayauni Minta Perbaikan
​Peringati HBP ke-62, Lapas Labuhan Ruku Gandeng PMI Batu Bara Gelar Donor Darah 
Gubernur Papua Barat Usulkan Penambahan TKD dan Fleksibilitas Dana Otsus dalam Rapat di Jakarta
Pemkab Murung Raya Kaji Tiru Program Kredit UMKM ke Lombok Timur NTB

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 22:40 WIB

Komisi III DPRD Murung Raya Apresiasi Gerakan Pangan Murah, Dinilai Efektif Jaga Stabilitas Harga

Rabu, 15 April 2026 - 15:29 WIB

Gubernur Papua Barat Hadiri Dialog Politik dan Keamanan Bersama Menko Polkam di Jakarta

Rabu, 15 April 2026 - 15:11 WIB

Kanwil Ditjenpas Sumut Gelar Pelatihan Calon Asesor di Lapas Labuhan Ruku

Selasa, 14 April 2026 - 22:26 WIB

Bendum Gerindra Sumut dan CEO Sumut24 Dorong Gagasan KOMID Dukung Prabowo

Selasa, 14 April 2026 - 16:14 WIB

Jalan Fakfak–Kokas Rawan, Distrik Kayauni Minta Perbaikan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page