Manokwari — Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan secara resmi mengukuhkan 36 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Papua Barat. Prosesi pengukuhan berlangsung di Auditorium TP-PKK Arfai, Manokwari, pada Jumat malam, 15 Agustus 2025.
Dalam prosesi itu, Dominggus membacakan naskah pengukuhan sekaligus memberikan pesan penuh makna kepada para siswa-siswi terpilih.
“Pada hari ini saya mengukuhkan saudara-saudara sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka yang akan bertugas di Lapangan Kantor Gubernur Papua Barat pada tanggal 17 Agustus 2025. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam menjalankan tugas negara,” ujar Dominggus.
Dominggus menjelaskan, anggota Paskibraka yang dikukuhkan merupakan pelajar tingkat SMA, SMK, dan MA dari berbagai sekolah di Papua Barat. Mereka telah melalui seleksi ketat hingga akhirnya dipercaya menjadi pasukan pengibar bendera pusaka pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Menjadi petugas pengibar bendera adalah suatu kehormatan dan kebanggaan, bukan hanya bagi diri kalian, tetapi juga bagi orang tua dan sekolah. Terpilihnya kalian menunjukkan bahwa kalian memiliki kemampuan sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.
Menurut Gubernur, sebelum dikukuhkan, seluruh anggota Paskibraka telah menjalani serangkaian pendidikan dan latihan. Proses tersebut bertujuan membentuk karakter, ketahanan fisik, dan mental yang kuat agar mampu melaksanakan tugas secara disiplin dan penuh tanggung jawab.
“Pasukan Paskibraka adalah tim yang mensukseskan pelaksanaan pengibaran dan penurunan bendera pusaka merah putih. Saya percaya kalian semua mampu melaksanakan tugas ini dengan baik,” kata Dominggus.
Dominggus juga berpesan agar nilai-nilai yang diperoleh selama latihan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kedisiplinan, tanggung jawab, dan keteladanan harus tercermin dalam sikap generasi muda Papua Barat.
“Orang tua kalian pasti bangga dengan pencapaian ini. Jadilah teladan bagi pelajar lain dan generasi muda di Papua Barat. Saya yakin amanah yang diberikan dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Pengukuhan ini menjadi momentum penting menjelang perayaan kemerdekaan, sekaligus menegaskan peran pemuda Papua Barat dalam menjaga semangat kebangsaan dan persatuan Indonesia.
Penulis : Amatus.Rahakbauw.K




















