Seorang Ayah Sampaikan Doa Menyentuh di Hari Ulang Tahun Putranya, Agus Flores

- Penulis

Kamis, 31 Juli 2025 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Jakarta — Sebuah momen haru terjadi dalam keluarga tokoh R. Kusnandar Sunyoto Hadinoto saat beliau menyampaikan surat terbuka yang berisi doa tulus kepada putranya, Agus Flores, di hari ulang tahunnya. Surat tersebut menjadi bentuk ungkapan kasih sayang seorang ayah yang penuh makna dan harapan bagi masa depan anak-anaknya.

Dalam surat yang ditulis tangan dan dibagikan kepada keluarga dekat, R. Kusnandar menyampaikan bahwa dirinya tidak bisa memberikan hadiah apa pun selain doa yang tulus dari hati terdalam. Ia berharap agar Agus Flores dan pasangannya dapat menjalani kehidupan bersama dengan saling mengasihi hingga akhir hayat.

“Semoga kamu berdua bisa menjalani kehidupan ini dengan saling mengasihi sampai di akhir hayat mu, dan bisa bermanfaat bagi umat manusia seutuhnya serta terus berbakti untuk negara dan bangsa Indonesia tercinta ini,” tulisnya dalam surat tersebut, Selasa 31/7/25.

Baca Juga  Arus Balik Serangan PDIP Pada NASDEM Soal Anies

Ucapan tersebut tak hanya menyiratkan cinta seorang ayah, namun juga nilai-nilai luhur tentang kemanusiaan, pengabdian, dan nasionalisme. Doa itu diakhiri dengan lantunan harapan spiritual, “Aamiin yaa Rabbal ‘Alamiin,” disertai simbol doa 🤲.

Agus Flores, yang dikenal sebagai figur muda inspiratif, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian ayahnya. “Doa Papa adalah kekuatan terbesar saya untuk terus melangkah dan memberikan yang terbaik, tidak hanya untuk keluarga, tetapi juga untuk bangsa ini,” ujar Agus saat ditemui usai acara perayaan sederhana.

Momen ini menjadi pengingat bahwa di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, nilai kasih sayang keluarga dan restu orang tua tetap menjadi pondasi utama dalam membentuk generasi yang kuat, berakhlak, dan cinta tanah air.

Baca Juga  Pemekaran Aslab Seriuskah Agar Tak Salah Arah

Penulis : AF

Berita Terkait

Pemenang Sejati Tidak Menjual Nuraninya
Gereja Tanpa Struktur Jelas? Jangan Heran Pelayanannya Kacau
Iman Jalan Pribadi, Bukan Titipan pada Tokoh Rohani
“Air Mata di Bawah Langit Fakfak: Saat Roh Kudus Menyentuh Hati yang Terluka”
Teduhnya Penantian di Bawah Langit Malam
Di Bawah Langit Kasuari: Perjalanan Sunyi Seorang Anak Papua
Bikin Kaget Gorontalo, Istri Ketum FRN Mendadak Jadi Kepsek
Jangan Salah Menilai: Pengenalan Dunia Jurnalis yang Sering Disalahpahami

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:52 WIB

Pemenang Sejati Tidak Menjual Nuraninya

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:34 WIB

Gereja Tanpa Struktur Jelas? Jangan Heran Pelayanannya Kacau

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:32 WIB

Iman Jalan Pribadi, Bukan Titipan pada Tokoh Rohani

Senin, 18 Mei 2026 - 14:10 WIB

“Air Mata di Bawah Langit Fakfak: Saat Roh Kudus Menyentuh Hati yang Terluka”

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:17 WIB

Teduhnya Penantian di Bawah Langit Malam

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page