HUT ke-13 Persekutuan Doa Oikumene Pondok Daud di Fakfak: Membangkitkan Semangat Penyembahan yang Transformatif

- Penulis

Minggu, 13 Juli 2025 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Fakfak, Tempotimur.com — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13, Persekutuan Doa Oikumene Pondok Daud menggelar rangkaian kegiatan rohani pada 8 dan 9 Juli 2025 di Lapangan KONI, Jalan D.I. Panjaitan, Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

Adapun kegiatan utama yang diselenggarakan meliputi Seminar Rohani dan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dengan tema besar “Transformatif Worship” atau Penyembahan yang Mengubahkan.

Persekutuan Pondok Daud dikenal sebagai komunitas lintas denominasi yang melayani tanpa batas tembok gereja, saling mendukung dan bekerja sama untuk memperkuat pelayanan di berbagai jemaat lokal. Komunitas ini telah hadir selama 13 tahun sebagai wadah penyatuan hati dalam doa dan pujian kepada Tuhan.

Baca Juga  Pengurus PGRI Provinsi Kukuhkan Ibunda Guru Kabupaten Murung Raya Warnita Heriyus

Ibu Nelly Hendrik, selaku pendiri Pondok Daud, dalam keterangannya melalui pesan WhatsApp kepada Jurnalis Tempo Timur.com Minggu siang (13/7/2025) pukul 13.54 WIT, menyampaikan harapannya agar persekutuan ini terus menjadi berkat bagi banyak orang.

“Harapan saya, persekutuan Pondok Daud makin diberkati dan menjadi berkat bagi semua komunitas doa. Kiranya makin giat dan menyala dalam pelayanan,” ujarnya.

Dalam sesi sosialisasi pelayanan, peserta diajak merenungkan sejumlah pertanyaan penting yang merefleksikan perjalanan rohani komunitas ini, antara lain:

Apa arti “Pondok Daud” bagi jemaat selama ini?

Bagaimana pelayanan ini menjadi berkat dalam kehidupan sehari-hari?

Apa saja tantangan yang dihadapi selama 13 tahun dan bagaimana penyertaan Tuhan nyata di setiap proses?

Baca Juga  Wujud Tanggungjawab Terhadap Kesehatan Wargabinaan, Lapas Labuhan Ruku Gelar Pemeriksaan HIV

Kegiatan ini juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam melanjutkan pelayanan, serta meneladani semangat penyembahan Raja Daud—yang tidak hanya menyanyi, tetapi menghadirkan hadirat Tuhan.

Pada sesi KKR, jemaat diajak untuk kembali kepada dasar penyembahan yang sejati. Pertanyaan-pertanyaan reflektif disampaikan untuk menggugah hati:

Apakah hati kita masih menyala dalam penyembahan seperti Daud?

Sudahkah kita menyediakan hati sebagai “pondok” bagi hadirat Tuhan?

Apakah kita sudah menjadi penyembah dalam roh dan kebenaran seperti yang Tuhan cari? (Yohanes 4:23)

Suasana kebaktian menjadi momen yang mendalam untuk mengevaluasi iman dan komitmen dalam melayani Tuhan di tengah tantangan zaman.

Sebagai penutup, jemaat dan peserta diajak membuat komitmen pribadi dan menyampaikan harapan mereka untuk masa depan Pondok Daud. Beberapa hal yang didoakan dan direnungkan antara lain:

Baca Juga  Penutupan Pemilihan Bakah Bawe Putra Putri Murung Raya 2025 di GPU di Hadiri Ketua DPRD

Bagaimana saya akan ambil bagian dalam memperkuat pelayanan ini?

Warisan rohani apa yang ingin saya tinggalkan bagi generasi berikutnya?

Apa harapan saya untuk Pondok Daud 13 tahun ke depan?

Dengan semangat penyembahan yang transformatif, peringatan HUT ke-13 Persekutuan Doa Oikumene Pondok Daud bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi panggilan rohani untuk kembali kepada hadirat Tuhan dan memperkuat komunitas doa yang berdampak bagi kota, bangsa, dan generasi mendatang.

Penulis : Amatus.Rahakbauw.K

Berita Terkait

Dina Maulidah Dorong Guru dan Pembina Pramuka Tingkatkan Kemampuan Public Speaking
Kabut Asap Menyelimuti Puruk Cahu, Bupati Heriyus Bagikan 5.000 Masker
Johansyah Serap Aspirasi Warga Kelurahan Tumbang Lahung melalui Reses Masa Sidang III
58 Pemda Tertarik Replikasi SISGITA, Tangsel Perkuat Integrasi Data Tanah dan Pajak
Dina Maulidah Serap Aspirasi Warga Desa Batu Bua II melalui Reses
Wabup Murung Raya Apresiasi Penyaluran Bantuan Pangan dan Program KHBS dari Pemprov Kalteng
Reses di Desa Hingan Tokung, Ketua DPRD Murung Raya Tampung Aspirasi Warga Soal Kebutuhan Dasar
Kualitas Udara Memburuk, Bupati Murung Raya Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 23:46 WIB

Dina Maulidah Dorong Guru dan Pembina Pramuka Tingkatkan Kemampuan Public Speaking

Senin, 21 September 2026 - 23:44 WIB

Kabut Asap Menyelimuti Puruk Cahu, Bupati Heriyus Bagikan 5.000 Masker

Senin, 21 September 2026 - 17:45 WIB

Johansyah Serap Aspirasi Warga Kelurahan Tumbang Lahung melalui Reses Masa Sidang III

Senin, 21 September 2026 - 16:31 WIB

58 Pemda Tertarik Replikasi SISGITA, Tangsel Perkuat Integrasi Data Tanah dan Pajak

Minggu, 20 September 2026 - 23:29 WIB

Dina Maulidah Serap Aspirasi Warga Desa Batu Bua II melalui Reses

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page