Fakfak — Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) bertajuk Transformatif Worship yang digelar oleh Persekutuan Pondok Daud kembali menggema pada Selasa malam, 9 Juli 2025 pukul 20.53 WIT, bertempat di Gedung KONI Fakfak, Jalan D.I. Panjaitan, Kabupaten Fakfak, Papua Barat.ujar Pdt.
Jimmy Titahena,ST.h saat dikonfirmasi Jurnalis Tempo Timur melalui Via Whatsapp .
Acara ini menghadirkan Pdt. Jimmy Titahena sebagai pembicara utama. Dalam khotbahnya yang diambil dari Roma 12:2, ia menyampaikan pesan tegas dan keras kepada para pelayan gereja agar kembali hidup dalam kekudusan dan pertobatan sejati.
“Transformatif Worship bukan soal tampilan memukau di altar. Ini tentang perubahan hidup total! Pelayan , Bertobatlah, jangan menipu jemaat dan mempermainkan kekudusan Tuhan!” tegas Pdt. Jimmy.
Ia juga menyampaikan saran dan masukan kepada para pelayan gereja yang lebih mengejar popularitas dan pengakuan, tetapi mengabaikan nilai kekudusan dan integritas pribadi.
“Kalau engkau memimpin pujian, berkhotbah, atau melayani tetapi hidupmu tidak diubahkan, engkau hanya sedang mencemarkan salib Kristus.
Dalam penyampaiannya, Pdt. Jimmy menekankan bahwa ibadah sejati lahir dari hati yang bertobat, bukan dari kesombongan rohani atau tampilan luar yang religius. Ia juga mengingatkan bahwa pembaruan hidup akan terlihat dari pola pikir, karakter, dan gaya hidup yang mencerminkan Kristus, baik dalam pelayanan maupun kehidupan sosial.
KKR ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk Asisten II Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak, perwakilan dari Kapolres Fakfak, serta jemaat lintas denominasi, pemimpin pujian, pelayan mimbar, dan umat yang merindukan pembaruan rohani.
Suasana ibadah berlangsung penuh keheningan dan refleksi ketika kebenaran Firman Tuhan disampaikan secara lugas namun penuh kasih.
“Berubahlah oleh pembaharuan budimu, supaya kamu dapat membedakan mana kehendak Allah: yang baik, yang berkenan, dan yang sempurna. Kembali ke salib! Kembali ke hati yang hancur dan bertobat!” tutup Pdt. Jimmy dengan suara lantang.
Acara ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi arah pelayanan gereja dan menyerukan pertobatan sejati di kalangan pelayan Tuhan.
Penulis : Amatus.Rahakbauw.K























