Wacana Sekolah 5 Hari, Berlaku Tahun Ajaran 2026/2027, Ini Kata Plt Kadis Pendidikan Asahan

- Penulis

Rabu, 11 Juni 2025 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Asahan — Pelaksana tugas lapangan PLT Kadis pendidikan kabupaten Asahan Musa al bakrie. SE. M.si menyatakan dukungan terhadap rencana penerapan sekolah lima hari dalam seminggu. Kebijakan ini menurut musa berdampak positif dan negatif.

Musa mengatakan, masa sekolah yang hanya dari Senin-Jumat memiliki sejumlah dampak, diantaranya terhadap pengembangan karakter siswa lantaran memiliki waktu di hari Sabtu untuk melakukan aktivitas yang dapat menunjang minat dan bakat mereka.

“Jadi, hari Sabtu itu bukan berarti libur total. Itu bisa sebagai hari pengembangan diri. Bisa dilakukan bersama ayah, ibu, organisasi intra sekolah, bisa dengan siapa saja yang membangun kemampuan dalam kecakapan hidup, berinteraksi dengan masyarakat,” kata Musa saat di jumpai di ruang kerjanya selasa (10/6/2025)

Baca Juga  Kepala SMA Negeri 1 Fakfak Pastikan Program Sekolah 2026 Tetap Berjalan, Fokus Persiapan Ujian Kelas XII

Dijelaskan Musa, pengaturan lama hari sekolah bukan kebijakan baru. Hal ini telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017 tentang hari sekolah.

Ada sejumlah hal yang disebutnya akan terkena dampak dari pemangkasan waktu sekolah menjadi lima hari. Selain kegiatan belajar mengajar di sekolah yang menjadi lebih panjang dengan materi yang dipadatkan, penerapan kebijakan ini juga dapat menggerakkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) unggulan pemerintah lantaran siswa bisa menikmati makan siang gratis di sekolah.

Ditempat berbeda orang tua murid, king hutagalung,kebijakan ini membuat anak akan lebih banyak dengan orang tua,selain itu anak akan lebih banyak bermain karena dalam satu minggu dua hari libur.

Baca Juga  Kapolsek Medang Deras IPTU Abdi Tansar : 'Selamat HUT Al-Jamiyatul Al-Washliyah Ke - 93'

“Ada baiknya juga, karena mengurangi anak untuk bermain “game” Karena waktu sekolah yang ful selama 5 hari, saya juga berharap kepada tenaga pengajar khusus ya guru lebih profesional agar bisa melahirkan generasi emas kedepannya, “harap Hutagalung.

Penulis : Edi Surya

Berita Terkait

Gubernur Papua Barat Tinjau Latihan Paskibraka, Tekankan Disiplin dan Pembentukan Karakter
INALUM Buka Program Magang 2026, Ajak Talenta Muda Belajar Langsung di Industri Strategis Nasional
Kadis Pendidikan Papua Barat: Seleksi Calon Kepala Sekolah Dilakukan Secara Online dan Berbasis Kompetensi
Pemko Tanjung Balai Perkuat Komitmen Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak Dalam Memperingati HAN Ke 42
Kesempatan Emas Bagi Mahasiswa, INALUM Buka Program Magang 2026 dengan Beragam Pengalaman Industri
Polres Tanjung Balai Sambangi Siswa SMA Negeri 3 Edukasi Hukum dan Keselamatan Jalan
Kemendikdasmen Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Dorong Pembelajaran Lebih Fokus dan Sehat
Bupati Batu Bara Berikan Motivasi kepada Siswa Yayasan Perguruan Nasional Petatal

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:19 WIB

Gubernur Papua Barat Tinjau Latihan Paskibraka, Tekankan Disiplin dan Pembentukan Karakter

Senin, 27 Juli 2026 - 09:37 WIB

INALUM Buka Program Magang 2026, Ajak Talenta Muda Belajar Langsung di Industri Strategis Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:13 WIB

Kadis Pendidikan Papua Barat: Seleksi Calon Kepala Sekolah Dilakukan Secara Online dan Berbasis Kompetensi

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Pemko Tanjung Balai Perkuat Komitmen Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak Dalam Memperingati HAN Ke 42

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:48 WIB

Kesempatan Emas Bagi Mahasiswa, INALUM Buka Program Magang 2026 dengan Beragam Pengalaman Industri

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page