Polisi Tertibkan Ratusan Bendera Ormas di Jakpus

- Penulis

Minggu, 11 Mei 2025 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Jakarta – Sebanyak 109 bendera dan dua spanduk milik organisasi kemasyarakatan (ormas) ditertibkan oleh polisi dalam Operasi Brantas Jaya 2025 di wilayah Jakarta Pusat. Penertiban dilakukan serentak di delapan wilayah hukum polsek jajaran.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan, operasi tersebut dilaksanakan pada Jumat (9/5/2025). Kecamatan Sawah Besar tercatat sebagai wilayah dengan jumlah atribut terbanyak yang ditertibkan, yakni 32 bendera dari berbagai ormas.

“Penurunan atribut ormas ini merupakan bagian dari penegakan aturan untuk menjaga ketertiban umum. Tidak boleh ada simbol kelompok yang menguasai ruang publik secara sewenang-wenang,” ujar Kapolres, Minggu (11/5/2025).

Selain menertibkan atribut, polisi juga mengungkap praktik pemalakan di kawasan Thamrin City, Tanah Abang. Dua pelaku, Sugiarto (39) dan Tio Pangestu (25), ditangkap saat memaksa sopir mobil boks membayar uang parkir liar sebesar Rp 20 ribu dengan ancaman.

Baca Juga  Bertukar Pemikiran: Kapolsek Cikupa Ajak Warga Diskusi di Kegiatan Jumat Curhat

“Kami tidak akan memberi ruang bagi aksi premanisme. Siapa pun yang mengintimidasi warga di ruang publik akan kami tindak tegas,” tegas Kapolres.

Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 368 KUHP tentang Pemerasan, yang ancaman hukumannya maksimal sembilan tahun penjara. Mereka kini ditahan di Mapolres Metro Jakarta Pusat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menggelar Operasi Anti-Premanisme untuk menindak para preman yang meresahkan di wilayah ibu kota. Sebanyak 999 personel gabungan dikerahkan dalam operasi ini.

“Operasi anti-premanisme yang kita laksanakan hari ini melibatkan 999 personel gabungan, terdiri dari 306 personel TNI AD, AL, dan AU; 663 personel Polri; serta 30 personel Pemprov DKI,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto saat memimpin apel pasukan di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (9/5).

Baca Juga  Wakil Ketua 1 DPRD Mengatakan, Semangat Peserta Jadi Kunci Kemenangan Kontingen Murung Raya di FBIM 2025

Operasi ini berlangsung selama 15 hari, dari 9 hingga 23 Mei 2025. Karyoto menambahkan, unsur intelijen juga dilibatkan untuk mendeteksi dan menindak pelaku premanisme.

(Tim/red)

Berita Terkait

Bebie Serap Aspirasi Warga Kecamatan Tanah Siang melalui Reses Masa Sidang III
Waket I DPRD Murung Raya Jadi Dewan Hakim MTQ Ke-11 di Kecamatan Laung Tuhup
Hening Cipta untuk Istri Ronald Koeman Ternodai Yodel di Amsterdam
Pemkab Murung Raya Dukung Pembentukan Komisariat PMII di Puruk Cahu
Debut Xavi dan Klopp Diuji, Belanda vs Jerman Buka Nations League
Polres Tanjung Balai Gelar Apel Pagi, Atensi Kasus Pencurian dan Stabilitas Harga Bahan Pokok
Kejari Murung Raya Geledah Kantor KPU, Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada
Polres Batu Bara Fasilitasi Tahanan Video Call dengan Keluarga yang Berduka

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 20:19 WIB

Bebie Serap Aspirasi Warga Kecamatan Tanah Siang melalui Reses Masa Sidang III

Jumat, 25 September 2026 - 20:12 WIB

Waket I DPRD Murung Raya Jadi Dewan Hakim MTQ Ke-11 di Kecamatan Laung Tuhup

Jumat, 25 September 2026 - 11:11 WIB

Hening Cipta untuk Istri Ronald Koeman Ternodai Yodel di Amsterdam

Kamis, 24 September 2026 - 23:39 WIB

Pemkab Murung Raya Dukung Pembentukan Komisariat PMII di Puruk Cahu

Kamis, 24 September 2026 - 20:01 WIB

Debut Xavi dan Klopp Diuji, Belanda vs Jerman Buka Nations League

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page