Kapolri Listyo Sigit Prabowo Meminta Maaf Atas Insiden di Stasiun Tawang Semarang

- Penulis

Minggu, 6 April 2025 - 23:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Semarang — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta maaf yang sebesar-besarnya atas insiden pengancaman dan kekerasan terhadap seorang wartawan yang melibatkan ajudannya di Stasiun Tawang Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, (05/04/2025).

Kapolri menyesalkan atas insiden tersebut dan berjanji akan menindaklanjuti atas insiden yang melibatkan ajudannya.

“Saya secara pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya atas insiden yang terjadi dan membuat tidak nyaman kepada rekan-rekan media,” ucap Kapolri kepada media Detiksatu.id saat dikonfirmasi, Minggu 6 April 2025.

Kapolri Listyo Sigit berjanji akan mencari tahu, apa penyebab sampai sikap ajudannya seperti itu.

“Karena saya baru mendengar dari link berita,” tegasnya.

“Namun apabila kalau benar itu terjadi, saya sangat menyesal kejadian tersebut, karena hubungan dengan teman-teman media sangat baik. Segera saya akan telusuri dan menindaklanjuti kejadian tersebut,” Ucap Kapolri.

Baca Juga  Pererat Tali Silaturahmi, Kalapas Labuhan Ruku Sambangi Polres Batu Bara Perkuat Sinergitas Antar Penegak Hukum

Selain itu, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Semarang dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh ajudan Kapolri. Peristiwa tersebut terjadi ketika Kapolri berada di Stasiun Tawang Semarang saat menyapa seorang penumpang duduk di kursi roda.

Saat itu, sejumlah jurnalis dan humas berbagai lembaga mengambil gambar dari jarak yang wajar. Namun, salah satu ajudan Kapolri meminta kepada para jurnalis dan humas untuk mundur, akan tetapi dengan cara didorong dengan cukup kasar.

Seorang pewarta foto dari Kantor Berita Antara Foto, Makna Zaezar, menyingkir dari lokasi tersebut dan menuju sekitar peron. Saat sesampainya di situ, ajudan Kapolri menghampiri dan kemudian melakukan kekerasan dengan cara memukul kepala Makna.

Baca Juga  Bupati Batu Bara Zahir Lantik Dewan Pendidikan

(red)

Berita Terkait

Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare
Bupati Heriyus Apresiasi Pentas Seni Budaya di Puncak HUT Ke-81 RI di Transbahitom
DPRD Murung Raya Gelar Paripurna KUA-PPAS Perubahan APBD 2026
Rancangan KUPA-PPAS Perubahan 2026 Diserahkan, Pemkab Mura Tekankan Prioritas Pelayanan Publik
Sanggar Potang Iring Labuan Bajo Buka Donasi untuk Korban Gempa di Manggarai
Pelindo Regional 4 Fakfak Gelar Upacara HUT ke-81 RI di Area Pelabuhan
Kualitas Udara Puruk Cahu Memburuk, Dinkes Bagikan Masker kepada Warga
Bupati Heriyus Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Murung Raya

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Bupati Heriyus Apresiasi Pentas Seni Budaya di Puncak HUT Ke-81 RI di Transbahitom

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:26 WIB

DPRD Murung Raya Gelar Paripurna KUA-PPAS Perubahan APBD 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:23 WIB

Rancangan KUPA-PPAS Perubahan 2026 Diserahkan, Pemkab Mura Tekankan Prioritas Pelayanan Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Sanggar Potang Iring Labuan Bajo Buka Donasi untuk Korban Gempa di Manggarai

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page