Hilang Selama 3 Hari Mayat Ahmad Boting Ditemukan Nelayan Mengambang Diperairan Pulau Sala Namo

- Penulis

Senin, 17 Maret 2025 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


 

Batu Bara — Hilang selama tiga hari ketika melaut akhirnya Muhammad Yusuf Alias Ahmad Boting (47) warga dusun Tasak Lama Desa Lalang Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara ditemukan mengambang dilaut pada Minggu 16 Maret 2025, Sekira pukul 15:30 Wib.

” Almarhum sudah tiga hari tidak pulang kerumah selepas berangkat ke laut, ” terang Zulkifi Adik kandung korban, Minggu 16/3/2025.

Kepada Media Kasie Humas Polres Batu Bara AKP AH Sagala menjelaskan, sewaktu menangkap ikan di tengah laut tepat nya di Di Pulau Salah Namo 9 mil dari desa gambus Laut Kecamatan Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batu Bara Nelayan bernama M. Kamel Alias Keling mendapatkan informasi dari nelayan Tanjung Tiram bahwa ada mayat yang sedang mengambang di perairan Pulau Sala Namo.

Baca Juga  Bakti Sosial Dalam Rangka Hari Jadi Yayasan Rumah Duafa As-Salam

Kemudian saksi M. Kamel Alias Keling bersama  kawan kawan Mail Bolat, Ahmad Akhyar dan Rahmadsyah mendatangi mayat dan mengangkat mayat tersebut dan membawa ke TPI Sei Padang Desa Lalang Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara,

Setelah diketahui Mayat yang ditemukan bernama M. Yusuf Alias Ahmad Boting, (47) Nelayan, warga Dusun Tasak Lama Desa Lalang Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara.

Lalu ketika sampai kedaratan di TPI Sei Padang, lanjut AKP Sagala, datang adik korban bernama Zulkifli mengaku mayat tersebut adalah Abang kandungnya selanjutnya bersama warga lain membawa Mayat  kerumah orang tuanya yang berada di Dusun Antara Desa Pematang Cengkring Kecamatan Medang Deras Kabupaten Baru Bara.

Baca Juga  Pemprovsu Apresiasi Hikvision Terus Berinovasi Pengembangan Kota dan Kabupaten Cerdas

Kemudian keluarga korban bermohon melalui Kepala Desa Pematang Cengkring H. Ramli agar korban yang direncanakan akan kebumikan pada malam ini dan tidak di lakukan otopsi dan upaya hukum lainya.

” Keluarga almarhum membuat surat tidak keberatan atas meninggalnya korban dan membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi, ” tutup Kasie Humas.

(red)

 

Berita Terkait

Respons Cepat Tim Gabungan, Mayat Mengapung di Tanjung Tiram Langsung Dievakuasi ke RSUD
Bupati Batu Bara Lantik 19 Pejabat, Tekankan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
Antara Perjuangan dan Sebatas Pelengkap Kepentingan
Kecelakaan Maut Bus Travel Dengan Truk di Tol Lima Puluh–Indrapura 4 Orang Meninggal 17 Luka-luka
Berawal Saling Ejek, Tawuran Antar Remaja Kembali Pecah di Tanjung Tiram
Kecelakaan di Tol Lima Puluh – Indra Pura 10 Orang Luka – Luka
Warga Rohil Meninggal Tertimpa Sampan Nelayan Saat Bekerja di Tanjung Tiram
Bupati Heriyus Pimpin Rapat Finalisasi Persiapan MTQ KORPRI VIII Kalteng di Murung Raya

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 18:50 WIB

Respons Cepat Tim Gabungan, Mayat Mengapung di Tanjung Tiram Langsung Dievakuasi ke RSUD

Senin, 22 Juni 2026 - 13:38 WIB

Bupati Batu Bara Lantik 19 Pejabat, Tekankan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

Senin, 22 Juni 2026 - 13:07 WIB

Antara Perjuangan dan Sebatas Pelengkap Kepentingan

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:52 WIB

Kecelakaan Maut Bus Travel Dengan Truk di Tol Lima Puluh–Indrapura 4 Orang Meninggal 17 Luka-luka

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:24 WIB

Berawal Saling Ejek, Tawuran Antar Remaja Kembali Pecah di Tanjung Tiram

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page