Korban Kecelakaan Tak Dapat Layanan Oksigen, Ratusan Warga Nagojor Marah di Puskesmas Jawa Maraja

- Penulis

Senin, 27 Januari 2025 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Simalungun — Kejadian tragis dialami salah satu warga Jawa Maraja bernama Gira Sitompul 18, meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke Puskesmas Jawa Maraja. Gira merupakan korban kecelakaan yang terjadi tepatnya di jalan protokol Bah Jambi, Kecamatan Jawa Maraja, Kabupaten Simalungun, Sekitar pukul 17.00 Wib,  Minggu (26/1/25).

Akibat kejadian tersebut, ratusan warga yang marah langsung memadati Puskesmas Jawa Maraja. Pasalnya, saat korban Gira dibawa ke Puskesmas, korban tidak tertangani karena tidak ada peralatan oksigen sehingga nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Kejadian ini akhirnya memancing emosi ratusan warga Nagojor. Hal itu diutarakan oleh salah seorang warga berinisial AS yang turut mendatangi Puskesmas Jawa Maraja.

Diterangkan AS, usai kejadian di jalan protokol menuju Bah Jambi, korban Gita langsung dibawa ke Puskesmas Jawa Maraja yang berjarak kurang lebih 800 meter dari lokasi kejadian. Tidak ada petugas puskesmas di tempat. Oksigen juga tidak ada, seandainya ada petugas dan oksigen mungkin korban tidak meninggal,” ungkapnya.

Baca Juga  DPD BAPERA Batu Bara Tegaskan Tolak Berita Bohong dan Dukung Lapas Labuhan Ruku Jalankan Pembinaan

Sementara itu, salah seorang tenaga honorer di Puskesmas Jawa Maraja berinisial RN saat dimintai keterangan mengakui bahwa Puskesmas tempatnya bekerja tidak memiliki fasilitas yang lengkap seperti oksigen. Ia juga mengakui saat korban datang ke Puskesmas, tidak ada pegawai yang bertugas.

“Memang fasilitas kami tidak lengkap, kami pun tidak ada yang bertugas hari ini, itu pun masih sempat  teman saya datang untuk membantu  korban, namun karena peralatan seperti oksigen tidak  ada, jadi kami tidak berbuat apa-apa,” tutur RN.

Masih di tempat yang sama, Kepala Desa Jawa Maraja, Parlindungan Manalu membenarkan bahwa salah satu warganya meninggal dunia dalam kecelakaan setelah sebelumnya dilarikan ke Puskesmas Jawa Maraja. Sementara itu, kata Parlindungan, salah satu rekan korban berinisial KO yang saat kejadian sedang berboncengan dengan korban terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga  Kakanwil Sumut Beri Penguatan di Lapas Labuhan Ruku

“Benar, ada kecelakaan yang menghilangkan nyawa salah seorang warga berinisial GS yang masih sekolah di SMK Negeri Siantar. Sedangkan teman korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan,” katanya.

“Akibat kurangnya pelayanan dari puskesmas kita, warga marah dan menuntut petugas puskesmas yang tidak sungguh-sungguh melayani masyarakat. Saat ini sudah kurang lebih 300 orang yang datang untuk menuntut kinerja Puskesmas. Maka saya datang kesini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, agar besok tuntutan masyarakat ini ditindaklanjuti, dan untuk memastikan tidak terjadi anarki, maka  pangulu dan aparat Nagori Jawa Maraja juga turut membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat dan membubarkan massa yang hadir agar besok kondisi ini bisa ditindaklanjuti ke dinas terkait,” pungkas Parlindungan Manalu.

Baca Juga  Culit Warga Simpang Gambus Ditangkap Kasus Narkoba

Pada hari yang sama, Kepala Puskesmas Jawa Maraja dr. Erik Sidabutar saat dikonfirmasi melalui WhatsApp miliknya mengatakan, pihaknya telah mendapatkan informasi mengenai pelayanan puskesmas tersebut yang dinilai sangat mengecewakan masyarakat. Sementara itu, terkait oksigen yang dipersoalkan warga, Erik tidak menampiknya karena saat itu, kata Erik, pihaknya tengah mengalami kelangkaan oksigen, sedangkan terkait permasalahan petugas piket, Erik juga menjelaskan bahwa sejak puskesmas dibangun, pihaknya memang belum memiliki petugas piket karena kekurangan tenaga pegawai.

 

Penulis : Tim Tempo Timur/Azuar

Berita Terkait

Guru Murung Raya Raih Juara I Seleksi GTK Berprestasi Tingkat Kalteng 2026
Pemkab Murung Raya Kukuhkan Duta Baca 2026, Dorong Budaya Literasi Pelajar
Bupati Murung Raya Ajak GKE Perkuat Kerukunan dan Sinergi Pembangunan
Johansyah Apresiasi Layanan Jemput Bola Disdukcapil Murung Raya
Hadiri Musda VII KNPI, Rumiadi Dorong Pemuda Aktif dalam Pembangunan
Dina Maulidah Dorong KNPI Murung Raya Perkuat Peran Pemuda dalam Pembangunan
Pemkab dan Polres Murung Raya Perkuat Sinergi, Bahas Kamtibmas hingga Kerusakan Jalan, dan Karhutla
Ditengah Kemarau, Warga Fakfak Bersimpuh dalam Doa, Memohon Hujan dan Berharap Air Kembali Mengalir

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:50 WIB

Guru Murung Raya Raih Juara I Seleksi GTK Berprestasi Tingkat Kalteng 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Pemkab Murung Raya Kukuhkan Duta Baca 2026, Dorong Budaya Literasi Pelajar

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Bupati Murung Raya Ajak GKE Perkuat Kerukunan dan Sinergi Pembangunan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:13 WIB

Johansyah Apresiasi Layanan Jemput Bola Disdukcapil Murung Raya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:37 WIB

Hadiri Musda VII KNPI, Rumiadi Dorong Pemuda Aktif dalam Pembangunan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page