Bupati Asahan Dan Wakil Bupati Asahan Ikuti Rakor Bidang Pangan Provinsi Sumut Bersama Menteri Kordinator Bidang Pangan Indonesia. 

- Penulis

Rabu, 22 Januari 2025 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASAHAN,TEMPO TIMUR – Bupati Asahan bersama Wakil Bupati Asahan ikuti Rapat Koordinasi Bidang Pangan Provinsi Sumatera Utara bersama Menteri Kordinator Bidang Pangan Indonesia di Aula Tengku Rizal Nurdin, yang bertempat Jalan Sudirman Nomor 41 kota Medan, Selasa (21/1/2025).

Rapat Koordinasi Bidang Pangan Provinsi Sumatera Utara tahun 2025 ini dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan DR Zulkifli Hasan bersama beberapa Menteri Bidang Pangan Kabinet Merah Putih, Bank Indonesia, Himbara, Badan Gizi Nasional, dan diikuti oleh Pj Gubernur Sumatera Utara Dr Agus Fathoni, M.Si dan Jajaran Forkopimda Sumatera Utara, dan para Bupati/Walikota, Pj Bupati/Walikota, serta Bupati terpilih se Sumatera Utara.

Dalam rapat tersebut Bupati Asahan H. Surya, B.Sc berkesempatan menyampaikan dukungan untuk program Pemerintah Pusat baik itu tentang sistem penyaluran pupuk, tentang irigasi maupun yang lainnya.

Lebih lanjut, Bupati Asahan mengatakan dihadapan Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan bahwasanya di Kabupaten Asahan ada irigasi bendungan untuk peningkatan Air Sungai Bunut yang sudah dikerjakan oleh Pemerintah Pusat

Baca Juga  HUT GPdI ke-78 di Tanah Papua, Penanaman Bunga Warnai Rangkaian Peringatan di Sorong

namun sudah dihentikan dan juga jalur irigasinya tidak dibuat.

sehingga Air yang diperkirakan yang akan mengaliri Air ke sawah sekitar lebih kurang 6000 H tidak bisa dapat di aliri. “Untuk itu kiranya pembangunan aliran irigasi tersebut mohon dapat di teruskan ” harap Bupati Asahan mengakhiri penyampaiannya.

Pj. Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni optmis pertanian Sumut bisa maksimal bila kendala yang ada saat ini teratasi. Kendala-kendala tersebut menurutnya bisa teratasi lewat kolaborasi pemerintah pusat dan daerah.

Ada beberapa kendala yang dihadapi Sumut saat ini untuk memaksimalkan pertanian antara lain distribusi pupuk, kurangnya jumlah penyuluh pertanian dan yang cukup penting yaitu irigasi. Saat ini, Indeks Kinerja Sistem Irigasi (IKSI) masih perlu perbaikan signifikan.

Terkait distribusi pupuk, beberapa kendala yang dihadapi petani menurut Fatoni yaitu masalah keuangan petani, waktu sampainya ke petani tidak tepat, petani kesulitan saat menggunakan sistem digital dan administrasi. Terkait penyuluh, saat ini menurut Fatoni Sumut masih kekurangan penyuluh sebanyak 3.142 orang (mengacu pada Undang-undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

Baca Juga  Wall Kota Tanjung Balai Terima Audiensi LBH Keadilan Setara, Wujudkan Layanan Bantuan Hukum Gratis

“Penyelesaian kendala-kendala ini perlu kolaborasi dan kerja sama yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah hingga ke perangkat desa, misalnya irigasi ada sistem irigasi, ada irigasi kewenangan pusat, provinsi dan daerah, begitu juga terkait distribusi pupuk,” kata Fatoni saat Rakor Bidang Pangan Provinsi Sumut.

Target tanam padi Sumut tahun 2025 seluas 1.465.944 Ha, tanaman reguler seluas 814.638 Ha dan lahan kering juga kegiatan oplah 651.306 Ha. Sumut saat ini menurut Fatoni membutuhkan benih unggul bersertifikat dan penguatan Kelembagaan penangkar dan lantai jemur. Kebutuhan benih sebanyak 20.365,9 ton untuk tanam reguler dan 16.282,6 ton tanam lahan kering dan oplah.

“Kita cukup bersyukur karena hasil pertandian kita untuk bahan pangan baik, padi, jagung, bawang merah, cabai merah, cabai rawit sering surplus, dan saat surplus yang kita butuhkan hasil tani tersebut masih bisa terserap sehingga tidak merugikan petani,” kata Fatoni.

Baca Juga  Banjir Batu Bara: 13.016 Rumah Terendam, Warga Mulai Kembali ke Rumah

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan permasalahan irigasi akan selesai tahun depan secara keseluruhan, dan tahun ini beberapa irigasi akan selesai direvitalisasi Oktober. Sedangkan untuk kendala lainnya seperti pupuk dan benih dilakukan sesegera mungkin.

“Tahun ini September, Oktober mungkin sudah selesai beberapa permasalah irigasi kita, karena kita juga mengerjakan di 8 provinsi penghasil pangan Indonesia, kalau untuk distribusi pupuk kementan sudah memangkas rantai distribusinya, jadi langsung ke pengecer atau ke petani, benih saya rasa itu bisa kita atasi,” kata Zulkifli Hasan.

Rakor ini dihadiri langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Wamendagri Bima Arya, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo dan KeMenterian terkait lainnya. Hadir juga Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Ferdianto. Hadir juga Pj. Sekda Pemprov Sumut M. Armand Effendy Pohan, seluruh Kepala Daerah se-Sumut dan unsur Forkopimda.(Edi)

Berita Terkait

Polres Tanjung Balai Hadiri Rapat Persiapan Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026
Wali Kota Tanjung Balai Bertemu Anak Korban Kekerasan Seksual
Tim URC Jatanras Polres Tanjung Balai Ringkus Dua Pelaku Spesialis Pencurian Rumah Kosong
Pendeta Jhon Marani Ajak Masyarakat Papua Tidak Takut, Jadikan Musibah sebagai Momentum Introspeksi
Pelindo Regional 4 Fakfak Tetap Beroperasi di Tengah Kabut Asap Karhutla
Pelindo Regional 4 Fakfak Ikuti Sosialisasi Pengelolaan Limbah B3 untuk Jaga Lingkungan Pelabuhan
Walikota Tanjung Balai Menyambut Baik Terima Audiensi Pengcab ALTI Terbentuknya Kepengurusan dan Rencana Pelaksanaan “Tanjung Balai Trail Run 2026”
Wakil Wali Kota Tanjung Balai Bersama Ketua TP-PKK Hadiri Launching Kampus Mandiri Pangan dan Gerakan Tanam Serentak Cabai Se Sumut di Polbangtan Kementan Medan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Polres Tanjung Balai Hadiri Rapat Persiapan Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Wali Kota Tanjung Balai Bertemu Anak Korban Kekerasan Seksual

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Tim URC Jatanras Polres Tanjung Balai Ringkus Dua Pelaku Spesialis Pencurian Rumah Kosong

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:04 WIB

Pendeta Jhon Marani Ajak Masyarakat Papua Tidak Takut, Jadikan Musibah sebagai Momentum Introspeksi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:02 WIB

Pelindo Regional 4 Fakfak Tetap Beroperasi di Tengah Kabut Asap Karhutla

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page