Cleaning Service Puskesmas Ranggu Dipecat Tanpa Alasan

- Penulis

Rabu, 8 Januari 2025 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Manggarai Barat — Kanisius Jehani, seorang tenaga kerja Cleaning Service di Puskesmas Ranggu Kecamatan Kuwus Barat Manggarai Barat-NTT mengaku di pecat Kepala Puskesmas Ranggu, Bernadus Jemahu, tanpa alasan yang jelas.

Menurut keterangan Kanisius kepada media ini di Labuan Bajo Rabu, 8/1/2025 mengaku pertama dirinya dipanggil oleh Kapus Ranggu Bernadus Jamahu karena katanya ada perlu penting. Ketika menanyakan alasan dia panggil, ternyata sangat diluar dugaan saya, Kapus memulai pembicaraan dengan meminta maaf, ” terangnya.

Mendengar itu, saya menjawab, kenapa sampai Pak Kapus meminta maaf e, kan saya hanya petani biasa to . Lalu Kapus menjawab, dengan berat hati saya mengatakan ini om Kani, sebetulnya saya momang ite (sayang betul dengan om) sebetulnya ini bukan kehendak saya, melainkan dari Kabupaten. Sambung Kani, saya bingung pa Kapus, apa maksudnya? Jawab pak Kapus, ini soal kerjanya bapak di Puskesmas Ranggu.

Baca Juga  Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram, Polres Tanjung Balai Perketat Pengamanan Pawai Ta’aruf

“Sekali lagi saya meminta maaf terkait keberadaan om Kani di Puskesmas ternyata dipantau selama ini dari Kabupaten ya saya juga bingung soal ini, bahwa ternyata om Kani terpantau dukung paket tertentu”. Jawab om Kani, ole saya kan masyarakat kecil pak, masa orang kecil seperti saya ini dipantau khusus dari Kabupaten, heran juga? Justru karena itu, saya dengan berat hati memutuskan om Kani untuk tidak lagi bekerja di Puskesmas ini, terang Kanisius Jehani mencontohkan Bernadus.

Kanisius menambahkan, saya sudah 5 (lima) tahun lebih bekerja sebagai cleaning service di Puskesmas Ranggu, yaitu sejak jabatan Bupati Gusti Dula dan wakil Bupati Maria Geong, periode sebelumnya, bahkan saya baik-baik saja dalam bekerja selama sekian tahun mengabdi.

Baca Juga  Camat Meranti Menghadiri Undangan Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Desa Serdang 2025

Sekali lagi, saya awalnya hanya petani biasa, tetapi waktu itu dipanggil untuk bekerja di Puskesmas Ranggu sebagai cleaning service, tukang bersih-bersih dengan gaji Rp. 350.000/bulan dan saya bekerja aktif sampai saat ini. Betapa kagetnya saya tiba-tiba di pecat, apa alasannya? Lanjut Kanis dengan muka tampak kesal.

Ketika media ini menanyakan lebih lanjut, apakah pak Kanisius di angkat dengan SK resmi dari Kapus Ranggu sebagai tenaga cleaning service? Kanis, sama sekali tidak ada SK yang saya terima, apalagi surat pemecatan, minimal kah pak ada teguran lisan dan surat panggilan ketika saya ada masalah serius.

Saya hanya datang bekerja dan isi daftar hadir, selanjutnya tidak ada hal lain yang saya kerjakan. Tetapi ketika ditanya mungkin karena saya dukung paket tertentu, saya tegaskan saya tahu diri juga, saya ini cuma petani biasa, untuk apa saya terlibat politik.

Baca Juga  Suku Maybrat Meriahkan HUT ke-80 RI di Fakfak dengan Karnaval Adat dan Atraksi Ular

Media ini berhasil mengonfirmasi kapus Ranggu Bernadus Jamahu Rabu, 8/1/2025 melalui sambungan telpon. Bernadus menyampaikan bahwa pemutusan kerja terhadap Kanisius sebagai cleaning service karena merujuk pada aturan Puskesmas Ranggu, karena Kanisius hanya pekerja sukarela biasa dan masa kerjanya cuma satu tahun.

Lebih lanjut, ketika ditanya alasan pemecatan dan bukti surat pemecatan Kanisius, Kapus Ranggu Bernadus Jamahu mengatakan, saya tidak bisa didikte, keputusan pemecatan Kanisius mutlak sesuai aturan yang berlaku. Tutupnya”

(Ricky)

Berita Terkait

Berbagi Nasi Kotak, Satlantas Polres Tanjung Balai Gelar Jumat Berkah Lewat “Polantas Karib”
Dengar Langsung Keluhan Warga, Polres Batu Bara Gelar Jumat Curhat di Desa Antara
Sambut HUT ke-81 RRI, Wali kota Tanjung Balai Hadir Sebagai News Anchor Pada Buletin Sore RRI Medan 
Polres Tanjung Balai Tangkap Pengedar Ekstasi Lewat Penyamaran
Jaga Warisan Leluhur, DPRD Batu Bara Siapkan Perda Budaya Melayu
Satpolairud Polres Tanjung Balai Pantau Penyaluran Solar Subsidi, Pastikan Pasokan Nelayan Aman
AMAN BERSATU Tanjung Balai Asahan Terbentuk & Segera Dikukuhkan
Bupati Batu Bara Silaturahmi dengan Jajaran PT Inalum Perkuat Koordinasi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:47 WIB

Berbagi Nasi Kotak, Satlantas Polres Tanjung Balai Gelar Jumat Berkah Lewat “Polantas Karib”

Jumat, 11 September 2026 - 14:17 WIB

Dengar Langsung Keluhan Warga, Polres Batu Bara Gelar Jumat Curhat di Desa Antara

Jumat, 11 September 2026 - 14:06 WIB

Sambut HUT ke-81 RRI, Wali kota Tanjung Balai Hadir Sebagai News Anchor Pada Buletin Sore RRI Medan 

Jumat, 11 September 2026 - 14:01 WIB

Polres Tanjung Balai Tangkap Pengedar Ekstasi Lewat Penyamaran

Jumat, 11 September 2026 - 13:54 WIB

Jaga Warisan Leluhur, DPRD Batu Bara Siapkan Perda Budaya Melayu

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page