Batu Bara – Sebanyak 11 Kedatukan yang ada di Kabupaten Batu Bara telah sepakat untuk mendirikan kerajaan Kesultanan di Kabupaten Batu Bara tanah bertuah.
Hal ini di ungkapkan Yang Teramat Mulia (YTM) Dato’ Muhammad Zaki yang juga Dato’ Kedatukan Tanah Datar dalam lawatan nya ke Kabupaten Batu Bara sejak Senin 15 Juli 2024 dan kembali pulang kesemenanjung Perak Malaysia pada Kamis 18 Juli 2924.
“ Semua Dato’ dari 11 Kedatukan sudah sepakat dengan membubuhkan tandatangan bermatrai, untuk didirikan kerajaan Kesultanan Kabupaten Batu Bara, ” papar Dato’ Muhammad Zaki, yang didampingi Istrinya YTM Puan Besar Zuraida Binti Usman, “Kamis (18/7).
Alhamdulillah semua Kedatukan sudah menurunkan tandatangan berkanon/bermatrai, turut ikut mendukung untuk mendirikan Kesultanan di Kabupaten Batu Bara.
Dia mengatakan, sangat menginginkan semua Kedatukan bersatu dan membentuk kerjaan Melayu di Batu Bara untuk memartabatkan Melayu dan Adat Budaya. Dirinya mengingatkan, kepada semua Kedatukan haruslah berlaku Ikhlas untuk perjuangan ini, jangan ada yang mementingkan diri membuat sesuatu untuk kepentingan pribadi.
Dan pembinaan ini, lanjut Dato’ Muhammad Zaki, tidak bersandar atau berharap sepenuhnya kepada Pemerintah. Sebab menurut dia ini adalah membangunkan kehendak leluhur, seperti mana leluhur kita pada semasa dulunya.
” Kita tidak tunduk kepada sesiapa tapi kita bangun sendiri dan memberi tahu kepada semua bahwasanya Raja – Raja ini masih ada hidup. Dia mengingatkan kepada semua jangan ada perasaan iri hati, dan sejarah masing masing tetap sejarah, tapi jangan di peragung agungkan sejarah sendiri hingga mengecilkan hati perasaan kedatukan Kedatukan yang lain, pintanya.
“Dirinya juga menekankan untuk kesuksesan apa yang telah diharapkan dan di citakan citakan, kita semua wajib bersatu seperti pepatah bersatu teguh bercerai runtuh, ” ujarnya.
Terakhir disampaikan nya, selanjutnya dirinya akan datang kembali ke Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera utara Indonesia untuk menemui Pimpinan Lembaga Adat Melayu (LAM) guna mengatur dan menyusun hari membuat acara tabalan dan sebagainya.
” Insya Allah saya juga akan laksanakan terus jika pun nantinya terdapat halangan dan rintangan. Saya akan tetap meneruskan tak akan menoleh kekiri kekanan dan kebelakang lagi, sebab ini adalah satu tanggung jawab yang perlu dilaksanakan dengan segera, sebab masa sudah terlalu lama terlewatkan, ” tutupnya.
= Dani =















