Jambi | Tempo Timur – Pantauan tim Fast Respon Nusantara (FRN) dibeberapa lokasi Provinsi Jambi marak aktifitas ilegal , baik ilegal drilling ,ilegal mining, ilegal logging , Ilegal galian C bahkan sampai gudang penampungan minyak ilegal dan penyalah gunaan minyak resmi dari Pertamina yang istilah Jambi dikenal dengan nama (Kencing) di gudang penampungan.
Selain dari pantauan tim PW FRN, informasi juga telah dikumpulkan dari berbagai laporan media, terkadang pihak ilegal berkesan arogansi dan diduga adanya peran oknum aparat ikut memback up, hal ini membuat gerah Ketua Umum FRN Agus Flores hingga melaporkan kepada Presiden Kapolri dan Panglima TNI.
Mereka sudah cukup meresahkan masyarakat dan merugikan negara, situasi negara sudah akurat mereka berpesta pora dengan hasil bisnis ilegalnya sementara banyak rakyat kelaparan, tegas Agus kesal.
Bapak Presiden Republik Indonesia , Kapolri dan Panglima TNI diminta komitmen untuk memberantas segala aktivitas ilegal yang berada di Nusantara , jika ada oknum penegak hukum yang terkesan melindungi, sesuai laporan diterima laporan oleh Fast Respon untuk segera direspon , karena oknum Penegak hukum yang turut menjadi pelanggar hukum .
“Jangan masyarakat kecil yang ditindak jika ada kesalahan kecil namun siapapun yang melanggar hukum baik dari unsur manapun perlu adanya tindakan tegas guna menyelamatkan Bumi dari pengrusakan para oknum tidak bertanggung jawab, dan diminta tidak ada pembiaran atas aktifitas ilegal di Provinsi Jambi atau memang dilegalkan ” tegasnya.
( Tim FRN )























