Presiden Jokowi Widodo Mengundang Pengusaha Vietnam Menanamkan Modal di IKN

- Penulis

Minggu, 14 Januari 2024 - 02:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Vietnam | Tempotimur.com – Indonesia dan Vietnam memiliki visi untuk menjadi high income country di tahun 2045. Ini saya sampaikan dalam dialog bisnis bersama pengusaha/investor Vietnam, Sabtu, 13 Januari 2024 di Hotel Melia Hanoi, Vietnam.

Dalam pertemuan yang turut dihadiri Perdana Menteri (PM) Vietnam Pham Minh Chinh,Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi bursa karbon yang sangat besar, yaitu lebih dari USD200 miliar. Pasar karbon tersebut juga telah diluncurkan pada tahun 2023 lalu.

Selanjutnya terkait investasi VinFast di Indonesia dalam industri mobil listrik, target produksi di tahun 2026 diharapkan dapat segera terlaksana. VinFast dapat membuka kolaborasi dengan para pengusaha Indonesia dan peneliti-peneliti di Indonesia.

Baca Juga  Callout Combat 2.0 di Tawau: Ajang Panas yang Sorot Nama Yunus Wamear

Jokowi mendorong kolaborasi dengan perusahaan Vietnam Sovico Group. Yaitu rencana pengembangan Kawasan, mulai dari infrastruktur bandara, hingga pariwisata di Indonesia. Jumlah penerbangan maskapai penerbangan VietJet, dapat diperbanyak menuju sejumlah destinasi super prioritas Indonesia, seperti di Labuan Bajo, di Mandalika, di Likupang, di Borobudur, dan Danau Toba.

Jokowi juga mengundang para pengusaha Vietnam untuk menanamkan modalnya di Ibu Kota Nusantara (IKN), sesuai dengan keahlian masing-masing perusahaan.

Penulis : Tim

Berita Terkait

INALUM Kembangkan Jejaring Perdagangan dan Investasi di Kawasan Amerika Latin dan Karibia
Dukungan Mayoritas Anggota PBB Perkuat Posisi Indonesia di Papua
Di India Jumhur Sayangkan Negara Besar Mundur dari Tanggungjawab Kolektif Pulihkan Lingkungan
Dikunjungi Delegasi Investor, Jumhur: Prabowo “Presiden Paling Hijau”
Teguh Santosa Luruskan Soal Senjata Nuklir Iran dan “Ghost Fleet”
Indonesia dan Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis untuk Aksi Iklim dan Pembangunan Hijau
Dunia Akui Orientasi State-Driven Prabowo Subianto
187 Jemaah Haji Asal Batu Bara Sampai Ke Tanah Air, Baharuddin Doakan Menjadi Haji Mabrur

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:53 WIB

INALUM Kembangkan Jejaring Perdagangan dan Investasi di Kawasan Amerika Latin dan Karibia

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Dukungan Mayoritas Anggota PBB Perkuat Posisi Indonesia di Papua

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:43 WIB

Di India Jumhur Sayangkan Negara Besar Mundur dari Tanggungjawab Kolektif Pulihkan Lingkungan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:56 WIB

Dikunjungi Delegasi Investor, Jumhur: Prabowo “Presiden Paling Hijau”

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Teguh Santosa Luruskan Soal Senjata Nuklir Iran dan “Ghost Fleet”

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page