Batu Bara | Tempotimur.com
Meski kabarnya banyak masyarakat Batu Bara mengusulkan agar Zahir kembali mencalonkan diri menjadi Bupati Batu Bara di Pilkada 2024 mendatang, lewat pemasangan Billboard dengan foto dan tulisan yang sama di setiap desa, namun kunjungan Capres RI Ganjar Pranowo ke Batu Bara yang diusung Partai PDI Perjuangan seakan kurang mendapat simpatisan dari masyarakat Kabupaten Batu Bara.
Menurut pandangan Praktisi Hukum dan tokoh pemuda Batu Bara Mhd Nuhrizat Hutabarat,SH didampingi Rudy Harmoko,SH serta ketua DPD BAPERA Batu Bara Helmi Syam Damanik, SH, MH, semestinya kehadiran Capres Ganjar Pranowo yang sudah diatur berlokasi di pendopo Perjuangan Desa Simpang Dolok Kecamatan Datuk Lima puluh pada Sabtu 11 November 2023, ini disambut ribuan masyarakat Batu Bara, mengingat banyaknya dukungan dari masyarakat kepada Zahir melalui Billboard yang terpasang di setiap desa.
Namun anehnya kata Mhd Nuhrizat, bertolak belakang dengan kenyataan, ternyata kunjungan Capres Ganjar Pranowo masyarakat yang hadir hanya sedikit tak berbanding dengan dukungan kepada Zahir melalui Billboard yang tersebar di setiap desa Kabupaten Batu Bara meminta agar kembali mencalonkan diri sebagai Bupati 2024 mendatang.
Mhd Nuhrizat Hutabarat,SH, menyebutkan, ini seperti ada kejanggalan seharusnya kehadiran Capres Ganjar Pranowo ke Pendopo dihadiri ribuan masyarakat dari setiap desa, “Soalnya kan Zahir adalah sosok yang diusulkan masyarakat untuk mencalonkan lagi sebagai Bupati Batu Bara di 2024 mendatang, selain itu dirinya juga adalah Ketua DPC PDIP Batu Bara, lalu mengapa Capres yang diusung PDIP Ganjar Pranowo berkunjung ke Batu Bara, masyarakat yang hadir hanya sedikit, ada apa ini?, tanyanya, Minggu (12/11).
“Anehnya lagi, dalam kunjungan Capres Ganjar Pranowo ini ada terlihat Oknum Camat dan Oknum Kepala desa. Lalu dimana Panwas Kabupaten Batu Bara selaku Pengawas pemilu agar jurdil (jujur dan adil) jika netralitas PNS dan Kades luput dari pengawasan,” ujarnya.
Ini artinya, adanya dugaan aparat pemerintah desa yang ikut memasang Billboard agar Zahir maju kembali periode ke dua pada pilkada 2024 “Asal Bapak Senang”
Lanjut menurut Praktisi Hukum, Mhd Nuhrizat Hutabarat, diduga ini karena para kepala Desa tidak mau berpolemik dengan Bupati yang masih bertugas, dan masyarakat sadar bahwa tingkat stunting, kemiskinan dan pengangguran masih tinggi di Batu Bara sehingga masyarakat sudah bosan dengan janji janji politik, ungkapnya mengakhiri.
Penulis : Tim






















