Pemkot Tanjungbalai Bersama Majelis Sholawat Diyaul Lami Laksanakan Gema Muharam 1445 H

- Penulis

Sabtu, 29 Juli 2023 - 05:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNGBALAI | TEMPO TIMUR – Pemkot Tanjungbalai bersama Majelis Sholawat Diyaul Lami melaksanakan Gema Muharam 1445 H, Jum’at (28/07/2023) pukul 21.30 WIB, bertempat di halaman Rumah Dinas Walikota Tanjungbalai Jl Jend Sudirman Kelurahan Perwira Kecamatan Tanjungbalai selatan Kota Tanjungbalai

Peringatan Gema Muharam tersebut diselenggarakan secara terbuka untuk umum dan dihadiri 300-an jama’ah diantaranya, Walikota Tanjungbalai H. Waris Tholib S. Ag MM, mewakili Dan lanal TBA Lettu Laut (P) Hendro, mewakili Ketua Pengadilan Agama Tanjungbalai Deni Purnama LC MA, mewakili Pengadilan Negeri Tanjungbalai Irwan Santoso ST, mewakili Kajari Tanjungbalai Sri Nurul Ayu Rezeki SH MH, para habaib, asatidz, muallim, muallimah, guru, unsur Forkopimda, Kepala/Pimpinan OPD, Camat, Lurah dan para pegawai ASN di lingkungan Pemkot Tanjungbalai.

Peringatan 10 Muharam 1445 H diisi dengan Tausiah Agama oleh Ustaz Drs H Nurul Ichsan Sitorus SH MA dari Kabupaten Asahan.

Walikota Tanjungbalai H Waris Tholib SAg MM dalam sambutannya mengatakan, atas nama pemerintah kota Tanjungbalai mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada masyarakat kota Tanjungbalai yang berhadir begitu antusias mengikuti acara pada malam hari ini.

“Alhamdulillah kita bergembira malam hari ini sama-sama bisa memperingati 10 Muharam. Saya atas nama Pemko Tanjungbalai mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat yang antusias berhadir mengikuti acara pada malam hari ini,” kata H waris Tholib

Ustadz Drs. H. Nurul Ichsan sitorus S.H. M.A, dalam tausiahnya menyampaikan, Allah SWT mengharamkan peperangan dan konflik di bulan mulia ini. Selain itu, bulan ini juga termasuk salah satu dari bulan-bulan yang mulia, yaitu Muharram, Dzulhijjah, Dzulqa’dah, dan Rajab. Sebagaimana firman Allah dalam Surat at-Taubah ayat 36 yang artinya sebagai berikut. “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu (lauhul mahfudz). Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram.”
Imam Fakhruddin ar-Razi dalam Tafsir al-Fakhrir Razi juz 16 halaman 53 menjelaskan bahwa setiap perbuatan maksiat di bulan haram akan mendapat siksa yang lebih dahsyat, dan begitu pula sebaliknya, perilaku ibadah kepada Allah akan dilipatgandakan pahalanya.

Ia juga menyampaikan, Bulan Muharram adalah momen terbaik untuk meningkatkan kebaikan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Di bulan Muharram ini terdapat hari yang istimewa, yaitu hari ‘Asyura. di hari tersebut umat Islam disunnahkan untuk berpuasa.

Masih dalam tausiyahnya, Mengapa hari Asyura disebut dengan Asyura (sepuluh), karena di hari ‘Asyura Allah SWT memberikan kemuliaan dan kehormatan kepada sepuluh nabi-Nya yaitu :
1). Kemenangan Nabi Musa atas Firaun.
2). Pendaratan kapal Nabi Nuh.
3). Keselamatan Nabi Yunus dengan keluar dari perut ikan.
4). Ampunan Allah SWT untuk Nabi Adam AS.
5). Keselamatan Nabi Yusuf dengan keluar dari sumur pembuangan.
6). Kelahiran Nabi Isa AS.
7). Ampunan Allah untuk Nabi Daud.
8). Kelahiran Nabi Ibrahim AS.
9). Nabi Ya’qub dapat kembali melihat.
10). Ampunan Allah SWT untuk Nabi Muhammad SAW, baik kesalahan yang telah lampau maupun yang akan datang.

Selain di atas Ustadz Nurul Ichsan menyampaikan beberapa keistimewaan para nabi di hari ‘Asyura, yaitu kenaikan Nabi Idris menuju tempat di langit, kesembuhan Nabi Ayyub dari penyakit, dan pengangkatan Nabi Sulaiman menjadi raja. Dari beberapa kejadian di atas, hari ‘Asyura adalah hari yang amat istimewa, karena itu, hari ‘Asyura menjadi momen yang amat baik untuk meniru akhlak para nabi, akhlak yang mulia, lemah lembut, dan menjunjung tinggi kasih sayang, dan kerukunan. Menghindari terhadap kejelekan, penghinaan, kekerasan, permusuhan, dan adu domba.

“Ingat, kebaikan di bulan ini dilipatgandakan pahalanya. Kejelekan di bulan ini dilipatkan siksa dan malapetakanya”.jelas Ustadz Nurul Ichsan mengakhiri tausiyahnya.(tfq)

Berita Terkait

Enam Fraksi DPRD Batu Bara Sampaikan Pandangan Umum atas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjung Balai Terima Audiensi PB IKA UMA 
Bupati Baharuddin Beri Semangat Kafilah Batu Bara yang Lolos Final MTQ ke-40 Tingkat Sumut
Wabup Syafrizal Sampaikan Nota Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025
Bupati Batu Bara Ajak Masyarakat Rawat Demokrasi Melalui Dialog dan Partisipasi Aktif
Dampingi Wapres Gibran, Ribka Haluk Tinjau Pengembangan Kakao Berbasis Dana Otsus di Papua Barat
Pastikan Stok BBM Aman dan Kondusif, Polres Tanjung Balai Perketat Pengamanan di SPBU
DPRD Batu Bara Gelar Reses Tahap II di Desa Sumber Makmur, Dorong Lahan Pintu Tol Jadi Sentra UMKM

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:14 WIB

Enam Fraksi DPRD Batu Bara Sampaikan Pandangan Umum atas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:59 WIB

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjung Balai Terima Audiensi PB IKA UMA 

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:06 WIB

Bupati Baharuddin Beri Semangat Kafilah Batu Bara yang Lolos Final MTQ ke-40 Tingkat Sumut

Senin, 22 Juni 2026 - 19:31 WIB

Wabup Syafrizal Sampaikan Nota Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:43 WIB

Bupati Batu Bara Ajak Masyarakat Rawat Demokrasi Melalui Dialog dan Partisipasi Aktif

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page